Mega Capital: IHSG Cenderung Melemah

Mega Capital: IHSG Cenderung Melemah

- detikFinance
Rabu, 03 Jul 2013 08:52 WIB
 Mega Capital: IHSG Cenderung Melemah
Jakarta - Volatilitas masih hantui IHSG. Setelah mengalami rally jangka pendek dalam 4 hari, IHSG akhirnya mengalami koreksi pada perdagangan kemarin, dimana indeks turun -1% ke level 4,728. Penurunan terutama dipicu oleh sejumlah saham blue chip seperti BMRI (-3.9%), ASII (-2.2%) serta PGAS (-4.2%). Dari sisi sektoral, koreksi terbesar dialami oleh sector Perkebunan (-2.86%), Industri Dasar (-2.12%) serta Aneka Industri (-1.92%). Investor asing kembali mencatatkan posisi net selling sebesar IDR 363 miliar, sehingga secara year-to-date posisi net selling investor asing mencapai IDR 1.6 triliun. Koreksi terhadap IHSG ini selain dipicu oleh aksi ambil untung sejumlah saham blue chip yang telah naik dalam perdagangan sebelumnya, juga disebabkan oleh terkoreksinya sejumlah saham emerging market serta downgrade yang dilakukan oleh Bank Dunia terhadap Indonesia. Dalam rilisnya kemarin, Bank Dunia menurunkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi hanya sebesar 5.9% dari sebelu mnya 6.2%, serta inflasi diproyeksikan mencapai 7.2%. Indikasi perlambatan tingkat konsumsi domestic akibat tekanan inflasi serta terus melemahnya ekspor akibat anjloknya harga komoditas menjadi alasan utama downgrade tersebut. Dari pasar saham emerging market, indeks MSCI Emerging Market kemarin turun -0.5% terutama dipicu koreksi pasar saham Cina dan Korea Selatan.

Wall Street terkoreksi tipis. Pasar saham Amerika terkoreksi tipis meski sejumlah data ekonomi menunjukan perbaikan. Pada perdagangan semalam indeks DJIA ditutup turun -0.28% ke level 14,932 sementara indeks S&P 500 -0.05% ke 1,614 dan Nasdaq –0.03% ke 3,433. Pasar tampaknya melakukan aksi wait-and -see menunggu dirilisnya data tingkat pengangguran pada hari Jumat (5/7) mendatang; yang berdasarkan consensus Bloomberg Unemployment Rate diperkirakan turun ke level 7.5% dari sebelumnya 7.6%. Data ekonomi yang dirilis semalam diantaranya : 1) ISM New York anjlok ke level 47 dari 54.4, yang mengindikasikan adanya kontraksi di sector manufaktur New York; 2) Factory Orders di bulan Mei tumbuh +2.1%, sedikit diatas estimasi +2.01%; serta 3) penjualan mobil di Amerika selama bulan Juni naik +1.7% mom menjadi 15.89 juta unit.

IHSG Fluktuatif, Melemah Terbatas (Range : 4,700β€”4,755). Sempat dibuka menguat di awal perdagangan kemarin namun IHSG akhirnya ditutup melemah di level 4,728. Indeks berpotensi untuk dapat melanjutkan pelemahannya dalam jangka pendek dan bergerak menuju support level yang berada di 4,700 hingga 4,670. Long black candle yang terbentuk dengan formasi bearish engulfing berpotensi membawa pelemahan pada indeks dalam jangka pendek. Sementara stochastic juga mulai memasuki wilayah overbought. Hari ini diperkirakan indeks kembali fluktuatif dengan kecenderungan melemah terbatas.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads