Minyak light sweet diperdagangkan di level US$101 per barel di New York di tengah menurunnya persediaan minyak US ketegangan geopolitik di Mesir yang dikhawatirkan dapat mengganggu persediaan minyak.
IHSG kemarin (3/7) ditutup turun 151,55 poin (-3,20%) ke 4.577,15 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp888 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, SMGR, CPIN, LPKR, dan ECII.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, pelemahan IHSG menghasilkan gap down candlestick dengan volume yang menurun.
Pada perdagangan hari ini (4/7) IHSG diperkirakan masih berpotensi terkoreksi diindikasikan oleh indikator Slow Stochastic yang menghasilkan sinyal dead cross dan diperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 4.480-4.715 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. INTP, LPCK, dan PGAS.
(etr/ang)











































