Jakarta - Pulihnya laju bursa saham AS pasca dirilisnya kenaikan ADP employment change dan penurunan initial jobless claims secara tidak langsung mempengaruhi pergerakan bursa saham Asia, termasuk IHSG. Pelaku pasar memanfaatkannya dengan kembali masuk pasar meski masih dalam jumlah terbatas. Di sisi lain, masih adanya nett sell asing menghambat laju penguatan IHSG lebih lanjut. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4644,83 (level tertingginya) di pertengahan sesi 1 dan menyentuh level 4581,68 (level terendahnya) jelang preclosing dan berakhir di level 4581,93. Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Pada perdagangan Jumat (5/7) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4550-4595 dan resistance 4652-4663. Berpola menyerupai homing pigeon di bawah middle bollinger bands (MBB). MACD masih turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih bergerak turun terbatas menuju area oversold. Laju IHSG akhirnya dapat berada di atas target support kami (4532-4565) meskipun tidak sampai menyentuh target resisten kami (4695-4785). Masih adanya tekanan jual membuat akselerasi penguatan IHSG menjadi terhambat. Diharapkan dengan tidak adanya lagi utang gap membuat pelemahan IHSG menjadi terbatas sehingga masih ada peluang untuk melanjutkan rebound.
(ang/ang)