OSO Securities: Indeks Cenderung Tertekan

OSO Securities: Indeks Cenderung Tertekan

- detikFinance
Selasa, 09 Jul 2013 08:32 WIB
OSO Securities: Indeks Cenderung Tertekan
Jakarta - Sampai dengan penutupan sesi II di awal pekan ini (08/07), IHSG tidak mampu menyentuh zona hijau bahkan semakin terpuruk hingga kembali ke level 4400 an. IHSG ditutup terkoreksi 169,18 poin atau terpuruk 3,68% ke level 4,433,63. Pelaku pasar tampaknya tidak ingin mengambil resiko untuk memegang portofolio untuk jangka waktu yang panjang karena tengah menanti keputusan BI mengenai arah pergerakan BI Rate. Tercatat asing kembali melakukan nett sell, di mana total nett sell asing pada perdagangan kemarin mencapai Rp 971,84 miliar. Seluruh indeks sektoral terpuruk, di mana indeks sektor property mencatat penurunan terdalam hingga 5,93% ke level 423,07. Sementara itu, indeks sektor infrastruktur mencatat penurunan terendah, di mana hanya terkoreksi sebesar 0,87% ke level 981,61.

AwaL pekan ini (08/07), bursa Wall Street ditutup pada zona hijau. Indeks DJIA menguat sebesar 88.85 poin atau naik 0.59% ke level 15.224,69, indeks Nasdaq menguat sebesar 5.45 poin atau naik 0.16% ke level 3.484,83, indeks S&P juga ikut menguat sebesar 8.57 poin atau naik 0.53% ke level 1.640,46. Naiknya data ekonomi yang dirilis semalam seperti: Consumer Credit AS pada bulan Mei sebesar $19.6 miliar yang merupakan kenaikan tertinggi sepanjang tahun 2013 serta investor yang masih merespon positifnya data tenaga kerja AS pekan lalu mendorong bursa Wall Street kembali naik di tengah penantian investor terhadap laporan keuangan kuartal II 2013.

Hari ini kami perkirakan IHSG masih akan cenderung tertekan meski dimungkinkan untuk menguat terlebih dahulu. Kami perkirakan IHSG akan bergerak variatif dengan kecenderungan flat. Investor menanti data Inflasi China hari ini yang di prediksi naik menjadi 2.5% serta ekspektasi kenaikan BI rate sebesar 25 basis poin pada hari kamis ini. Secara teknikal, IHSG membentuk pola black marubozu dan berada di area lower bollinger bands. Indikator MACD bergerak menurun dengan histogram negatif yang memendek, indikator stochastic bergerak ke arah oversold. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4360-4652 resistance.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads