Jakarta - Berbalik negatifnya bursa saham Asia langsung menjadi ganjalan besar bagi IHSG yang berkeinginan untuk melanjutkan laju positifnya. Padahal banyak pelaku pasar yang berharap bahwa Senin(8/7), IHSG dapat kembali positif setelah menghijau di akhir pekan kemarin. Asing yang masih mencatatkan nett sell makin menambah suasana pasar semakin tidak kondusif. Di tengah penurunan yang terjadi, beruntungnya saham emiten MLPT, BBMD, dan VICO masih dapat menghijau di hari pertama mereka mencatatkan diri sebagai emiten di BEI. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4580,09 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4433,63 (level terendahnya) di akhir sesi 2 dan berakhir di level 4433,63. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Pada perdagangan Selasa (9/7) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4398-4418 dan resistance 4603-4615. Berpola menyerupai black marubozu mendekati lower bollinger bands (LBB). MACD masih turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic melanjutkan pelemahan menuju area oversold. Laju IHSG yang kali ini berada di bawah target support kami (4550-4595) memperlihatkan masih tingginya aksi jual dan membuat pasar tidak nyaman. Belum adanya perlawanan dari aksi beli akan membuka IHSG untuk kembali melemah. Diharapkan akan terjadi beli untuk mencegah laju IHSG yang terperosok makin dalam.
(ang/ang)