Magnus Capital: Indeks Bergerak Mixed

Magnus Capital: Indeks Bergerak Mixed

- detikFinance
Selasa, 09 Jul 2013 08:42 WIB
Magnus Capital: Indeks Bergerak Mixed
Jakarta - Pada perdagangan kemarin, IHSG bergerak melemah dan ditutup terkoreksi 169.18 poin ke level 4433.625 dengan total nilai transaksi mencapai Rp 4.5 triliun sedangkan investor asing masih membukukan net sell sebesar Rp 885 miliar. Pelemahan dipengaruhi oleh sentimen negatif dari melemahnya bursa regional dan penurunan data ketenagakerjaan AS pekan lalu yang bisa mengindikasikan percepatan pengurangan program Quantitive easing oleh The Fed serta krisis likuiditas di China yang kembali merebak.

Indeks Dow Jones semalam ditutup naik 88.85 poin ke level 15224.69 dan indeks S&P juga ditutup 8.57 poin ke level 1640.46 serta indeks Nasdaq yang juga ditutup naik 5.45 poin ke level 3484.83. Penguatan indeks dipengaruhi sentimen positif dari dimulainya laporan keuangan emiten kuartal II, Emiten pertama yang akan memaparkan laporan keuangannya adalah Alcoa Inc dan disusul dengan JP Morgan & Wells Fargo
pada akhir pekan.

Indeks regional pagi ini dibuka menguat, dipengaruhi optimisme terhadap laporan keuangan positif yang akan dirilis oleh emiten. Secara teknikal, indeks membentuk pola menyerupai black marubozu dan mendekati Lower lever bollinger bands. MACD masih turun serta Stochastic dan RSI melanjutkan pelemahan menuju area oversold. Indeks diperkirakan akan bergerak mixed pada kisaran 4375-4575 dan berpotensi untuk rebound. Cermati saham Perbankan, konsumer dan telekomunikasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

TBIG: JP Morgan Clearing Corp menyerap sebanyak 248.28 juta (5.18%) saham perseroan, perusahaan menara telekomunikasi yang dikendalikan
oleh Saratoga dan Provident Capital.
BUMI Plc: Thaksin Shinawatra, mantan PM Thailand, dikabarkan mengincar 23.8% saham Bumi Plc dari Group Bakrie.
MLPT: Perseroan siap menginvestasikan dana hingga sebesar US$ 100 juta untuk membangun pusat data seluas 12 ribu meter persegi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
VICO: Perseroan berencan mendirikan perusahaan manajemen aset dan menambah sejumlah kantor cabang bisnis asuransi dan bank tahun ini .
AUTO: Perseroan memperkirakan pendapatan semester I-2013 mencapai Rp 5.6 triliun atau meningkat 34.6% dibandingkan periode sama 2012.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads