Bursa Indonesia ditutup kembali mengalami penurunan sebesar 0,67 persen. Saham pada sektor properti kembali memimpin pelemahan IHSG dengan penurunan mencapai hingga 2,3%. Sektor properti kembali terpukul menandakan bahwa pasar khawatir terhadap kemungkinan kenaikan tingkat suku bunga yang dinilai akan turut mempengaruhi kinerja perusahaan-perusahaan properti nantinya. Asing tercatat masih melakukan penjualan bersih sebesar 551 miliar di pasar reguler.
IHSG masih cenderung akan bergerak variatif menunggu sentimen yang cukup baik untuk dapat mengangkat IHSG kembali naik kembali ke level 4.500. IHSG diperkirakan masih bergerak dalam rentang 4.369 – 4.498 pada hari ini.
(dru/dru)











































