Penguatan IHSG kemarin terutama dipicu harga saham yang relatif murah dan redahnya kekhawatiran The Fed bakal menguramgi stimulus dalam waktu dekat. Selain itu antisipasi rilis laba emiten sektoral 2Q13 juga turut mendukung aksi beli. Saham-saham sektoral yang pertumbuhan pendapatannya mengandalkan pasar domestik menjadi ajang perburuan investor. Sementara Wall Street tadi malam kembali melanjutkan penguatannya menyusul redahnya kekhawatiran pelaku pasar terkait rencana The Fed mengurangi program stimulusnya setelah Bernanke memberikan sinyal perekonomian AS masih memerlukan kebijakan stimulus. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street masing-masing menguat 1,11% dan 1,36% menciptakan level tertinggi baru di 15460,92 dan 1675,02.
Melanjutkan perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan meskipun dibayangi aksi ambil untung jangka pendek menyusul meningkatnya biaya dana pasca kenaikan BI Rate menjadi 6,5%. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di 4570 dan resisten di 4650.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan
BMRI 8300-9000 TB, SL 8000
WIKA 1950-2100 BoW, SL 1920
WSKT 700-770 BoW, SL 690
BBNI 4050-4350 TB, SL 4000
ENRG 106-114 TB, SL 104
TINS 960-1070 SoS, SL 950
SSIA 1080-1210 TB, SL 1070
(dru/dru)











































