Pada akhir pekan lalu (12/07), bursa Wall Street ditutup menguat. Indeks DJIA menguat sebesar 3.38 poin atau naik 0.02% ke level 15.464,30, indeks Nasdaq menguat sebesar 21.78 poin atau naik 0.61% ke level 3.600,08, indeks S&P juga ikut menguat sebesar 5.17 poin atau naik 0.31% ke level 1.680,19. Positifnya kinerja emiten yang melampaui ekspektasi seperti JP Morgan Chase dan Wells Fargo mendorong DJIA berakhir positif di tengah saham Boeing yang mengalami penurunan pasca kecelakaan Boeing 787 Dreamliner milik Ethipoian Airlines di London. Selain itu, variatifnya data ekonomi yang rilis antara lain: PPI AS pada bulan Juni naik 0.8% serta survei indeks sentimen konsumen di bulan Juli jatuh ke 83.9 dari bulan Juni di 84.1 atau lebih buruk dari ekspektasi.
Awal pekan ini kami perkirakan IHSG akan variatif dengan kecenderungan menguat terbatas. Investor menanti sejumlah data yang rilis pada hari ini seperti PDB China yang di perkirakan akan mengalami perlambatan serta Retail sales China yang di prediksi meningkat. Secara teknikal, IHSG membentuk pola three white soilders dan berada di area midlle bolingger bands. Indikator MACD bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang, indikator stochastic bergerak kearah overbought Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4543-4715 resistance.
(ang/ang)











































