APLN β Rencana ekspansi
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
EXCL β Rencana akuisisi
Menteri Komunikasi dan Informatika menyatakan tidak keberatan dengan rencana akuisisi Axis oleh PT XL Axiata (EXCL), namun belum dapat mengeluarkan izin prinsip serta jumlah frekuensi yang harus dikembalikan EXCL apabila mengakuisisi Axis.
SMGR β Rencana emisi obligasi
PT Semen Indonesia (SMGR) tengah mengkaji opsi emisi obligasi global senilai US$ 300 Juta untuk mendukung ekspansi tahun depan. Manajemen memperkirakan kebutuhan belanja modal mencapai Rp 5-6 Triliun tahun depan, dimana sekitar Rp 2 Triliun dialokasikan untuk pembangunan pabrik di Rembang (Jawa Tengah) dan Padang (Sumatra Barat). Sekitar Rp 1 Triliun dialokasikan untuk pabrik pengemasan, Rp 1 Triliun untuk modal kerja, dan Rp 1-2 Triliun untuk pengembangan usaha lainnya. Nilai belanja modal tersebut belum termasuk rencana ekspansi di Myanmar, dimana SMGR berencana membangun pabrik baru senilai US$ 200 Juta. Sisa kebutuhan dana akan berasal dari kas internal dimana manajemen telah menyiapkan dana senilai US$ 400 Juta.
TLKM β Kerjasama Alcatel dan NEC
PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) bekerjasama dengan Alcatel Lucent untuk membangun teknologi fiber optic di wilayah timur Indonesia dengan panjang 3,000 Km. Kerjasama dengan Alcatel dalam rangka pembangunan kabel fiber optic proyek Palapa Ring Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS). Selain Alcatel, TLKM juga bekerjasama NEC dengan membangun fiber optic sepanjang 2,000 Km terbentang sepanjang Papua Barat.
(ang/ang)











































