menjadi
stabil dari negatif dengan rating AAA oleh Moodyβs, dan rilis kinerja emiten yang sampai dengan saat ini
di
atas estimasi pelaku pasar mampu berimbas positif pula pada IHSG sehingga dapat bertahan di zona
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
meskipun bursa saham Asia melaju variatif cenderung melemah. Seperti biasa, mulai adanya aksi profit
taking serta imbas pelemahan pada bursa saham Asia dan pembukaan pasar saham Eropa sempat
membawa IHSG ke lembah merah sebelum akhirnya mampu ditutup menghijau. Sepanjang
perdagangan,
IHSG menyentuh level 4740,06 (level tertingginya) di pertengahan sesi 2 dan menyentuh level 4706,47
(level
terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4724,41. Volume perdagangan dan nilai total transaksi
turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi
jual.
Investor domestik mencatatkan nett buy.
Estimasi Pergerakan IHSG
Pada perdagangan Senin (22/7) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4688-4712 dan resistance
4734-4758. Berpola menyerupai shooting star di atas middle bollinger bands (MBB). MACD masih naik
dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic bergerak naik terbatas
mendekati area overbought. Laju IHSG bergerak tipis dimana mampu bertahan di atas target support
kami
(4689) namun, juga gagal menyentuh target resisten (4744). Mulai adanya aksi profit taking dan laju
bursa
saham global yang mulai variatif membuat IHSG hanya bergerak tipis. Waspadai mulai terjadinya
pembalikan
arah (jika ada).
(ang/ang)











































