Minyak light sweet diperdagangkan di level US$108 per barel di New York setelah harga WTI lebih tinggi dari Brent dalam tiga tahun terakhir.
IHSG Jumat lalu (19/7) ditutup naik 3,98 poin (+0,08%) ke 4.724,41 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp19 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. SMGR, INTP, MNCN, ERAA, dan HRUM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, kenaikan IHSG disertai dengan volume yang melemah sementara indikator Slow Stochastic sudah berada pada area overbought.
Pada perdagangan hari ini (22/7) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dan bergerak di kisaran 4.600-4.800 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBRI, GGRM, dan MPPA.
(etr/ang)











































