Minyak light sweet diperdagangkan di level US$107 per barel di New York di tengah rilis data perumahan US yang lebih rendah dari ekspektasi.
IHSG kemarin (22/7) ditutup turun 45,43 poin (-0,96%) ke 4.678,98 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp247 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. PGAS, INTP, BMRI, SMGR, dan MNCN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, pelemahan IHSG menghasilkan sinyal dead cross pada indikator Slow Stochastic dengan pelemahan volume.
Pada perdagangan hari ini (23/7) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dan bergerak di kisaran 4.600-4.800 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. AISA, ANTM, dan TINS.
(etr/ang)











































