First Asia: IHSG Lanjut Menguat

First Asia: IHSG Lanjut Menguat

- detikFinance
Rabu, 24 Jul 2013 09:14 WIB
First Asia: IHSG Lanjut Menguat
Jakarta - Perdagangan kemarin berlangsung lebih bergairah dari hari-hari sebelumnya. Aksi beli cenderung meningkat melanda hampir seluruh saham sektoral terutama saham perbankan, properti, infrastruktur, semen, dan barang konsumsi. IHSG ditutup naik 88,176 poin (1,88%) di 4767,159. Asing mencatatkan nilai pembelian bersih Rp.316,96 miliar dengan nilai transaksi di Pasar Reguler meningkat mencapai hampir Rp.5 triliun.

Maraknya aksi beli terutama dipicu sentimen positif kawasan Asia menyusul spekulasi pasar China akan mengambil kebijakan stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonominya. PM China dikabarkan tidak akan membiarkan pertumbuhan ekonomi China jatuh dibawah 7%. Selain sentimen positif kawasan, aksi beli juga ditopang antisipasi pencapaian laba emiten sektoral paruh pertama 2013. Sementara di belahan bumi utara, pergerakan indeks saham bervariasi. Indeks utama zona Euro umumnya ditutup di teritori negatif. Sedangkan indeks utama Wall Street ditutup bervariasi dalam rentang terbatas.

Indeks DJIA ditutup di level tertinggi baru menguat 0,14% di 15567,74. Sedangkan indeks S&P melemah 0,19% di 1692,39. Sentimen pasar di Wallll Street terutama digerakkan oleh isu individual seperti pencapaian laba 2Q13 emiten. Sedangkan dari perkembangan ekonomi, data aktivitas manufaktur di wilayah Central Atlantic (Richnond Manufacturing index) Juli menunjukkan kontraksi yakni -11 dibandingkan bulan lalu sebesar 7.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memasuki perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan resisten di 4820 dan support di 4720. Sentimen pasar masih tertuju pada isu individual terkait rilis laba paruh pertama 2013.

IHSG : S1 4720 S2 4670 R1 4800 R2 4820

Saham Pilihan

BMRI 8800-9300 TB, SL 8600

ASRI 740-800 TB, SL 730

LSIP 1340-1400 TB, SL 1330

PTRO 1200-1250 TB, SL 1190

LPKR 1330-1400 TB, SL 1310

CTRP 1000-1080 TB, SL 980

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads