Pada akhir pekan lalu (26/07), bursa Wall Street ditutup menguat tipis. Indeks DJIA menguat tipis sebesar 3.22 poin atau naik 0.02% ke level 15.558,83, indeks Nasdaq menguat sebesar 7.98 poin atau naik 0.22% ke level 3.613,16, indeks S&P juga ikut menguat sebesar 1.40 poin atau naik 0.08% ke level 1.691,65. Sentimen positifnya data laporan kinerja emiten starbucks yang melampaui ekspektasi serta data Reuters/Michigan Consumer Sentimen yang naik menjadi 85,1 dari sebelumnya 84.1 dapat menahan kejatuhan indeks DJIA yang melemah hampir sepanjang perdagangan dikarenakan penantian investor terhadap hasil pertemuan The Fed dan kinerja Amazon.com yang mengalami kerugian.
Awal pekan ini kami perkirakan IHSG akan variatif dengan kecenderungan flat. Investor menanti beberapa data penting pada pekan ini baik dari internal atau eksternal seperti Inflasi dan trade balance Indonesia; NBS manufaktur PMI China; GDP AS dan hasil rapat The Fed. Secara teknikal, IHSG membentuk pola three black crows dan berada di area middle bolingger bands. Indikator MACD bergerak turun dengan histogram nrgatif memendek, indikator stochastic berada bergerak downreversal dari area overbought. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4618-4724 resistance.
(ang/ang)











































