Kiwoom Securities: Indeks Kekurangan Faktor Pendukung

Kiwoom Securities: Indeks Kekurangan Faktor Pendukung

- detikFinance
Selasa, 30 Jul 2013 08:21 WIB
Kiwoom Securities: Indeks Kekurangan Faktor Pendukung
Jakarta - Kurangnya faktor pendukung belum dapat memperbaiki sentimen pasar. IHSG melanjutkan tren pelemahannya dengan menembus level psikologis 4,600 kemarin. Serta, adanya minat jual asing dapat kembali memberikan tekanan. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan bergerak mixed di kisaran negatif pada hari ini.


AKRA – Kinerja 1H 2013
PT AKR Corporindo (AKRA) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2013 sebesar 7.6%Yoy menjadi Rp 417.18 Miliar Vs Rp 387.51 Miliar pada 1H 2012 lalu kendati membukukan penurunan pendapatan sebesar 1%Yoy menjadi Rp 10.62 Triliun. AKRA membukukan kenaikan laba operasi sebesar 3.7%Yoy menjadi Rp 406 Miliar pada 1H 2013. Nilai penjualan usaha distribusi bahan bakar mengalami penurunan 1.8%Yoy menjadi Rp 8.35 Triliun pada 1H 2013 dengan kontribusi 78.7% terhadap total pendapatan 1H 2013.


BBCA – Kinerja 1H 2013
PT Bank Central Asia (BBCA) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2013 sebesar 6.8%Yoy menjadi Rp 5.5 Triliun Vs Rp 5.2 Triliun pada 1H 2012 lalu. Naiknya kinerja didukung leh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 24.2%Yoy menjadi Rp 12.3 Triliun. BBCA membukukan kenaikan laba operasional sebesar 20.8%Yoy menjadi Rp 7.7 Triliun pada 1H 2013. Posisi CAR tercatat sebesar 16.01% pada 1H 2013 (14.69% pada 1H 2012) dengan posisi NPL Gross sebesar 0.42% (0.53% pada 1H 2012), ROE sebesar 24.57% (28.98% pada 1H 2012) dan LDR sebesar 73.20% (65.45% pada 1H 2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


BMRI – Kinerja 1H 2013
PT Bank Mandiri (BMRI) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2013 sebesar 5.5%Yoy menjadi Rp 7.77 Triliun Vs Rp 7.37 Triliun pada 1H 2012. Pendapatan bunga bersih mengalami kenaikan 19.3%Yoy menjadi Rp 16.92 Triliun dengan laba operasi naik 16.8%Yoy menjadi Rp 10.76 Triliun pada 1H 2013. Posisi CAR tercatat sebesar 15.55% pada 1H 2013 (16.15% pada 1H 2012) dengan posisi NPL Gross sebesar 1.77% (1.95% pada 1H 2012), ROE sebesar 25.6% (25.19% pada 1H 2012), dan LDR sebesar 82.75% (81.42% pada 1H 2012).


JSMR – Kinerja 1H 2013
PT Jasa Marga (JSMR) membukukan penurunan laba bersih 1H 2013 sebesar 17.8%Yoy menjadi Rp 760.57 Miliar Vs Rp 925.03 Miliar pada 1H 2012 lalu kendati membukukan kenaikan pendapatan sebesar 43.4%Yoy menjadi Rp 4.75 Triliun. Namun demikian naiknya biaya membuat JSMR membukukan penurunan laba operasi sebesar 9.1%Yoy menjadi Rp 1.44 Triliun pada 1H 2013.


UNTR – Kinerja 1H 2013
PT United Tractors (UNTR) membukukan penurunan laba bersih 1H 2013 sebesar 19.7%Yoy menjadi Rp 2.45 Triliun Vs Rp 3.05 Triliun pada 1H 2012 lalu. Turunnya kinerja diakibatkan oleh penurunan penjualan 1H 2013 sebesar 18.6%Yoy menjadi Rp 24.9 Triliun. Penjualan divisi alat berat tercatat turun 40.1%Yoy menjadi Rp 8.48 Triliun dengan kontribusi sebesar 34.1% terhadap total pendapatan (46.3% kontribusi pada 1H 2012). Pendapatan jasa kontraktor pertambangan tercatat naik 11.7%Yoy menjadi Rp 14.44 Triliun dengan kontribusi sebesar 58% (42.2% pada 1H 2012).


WIKA – Kinerja 1H 2013
PT Wijaya Karya (WIKA) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2013 sebesar 55.7%Yoy menjadi Rp 280.33 Miliar Vs Rp 180.07 Miliar pada 1H 2012 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 31.3%Yoy menjadi Rp 5.28 Triliun dengan kenaikan laba operasi sebesar 65.3%Yoy menjadi Rp 524.06 Miliar pada 1H 2013.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads