OSO Securities: Investor Fokus ke Pertemuan The Fed

OSO Securities: Investor Fokus ke Pertemuan The Fed

OSO Securities - detikFinance
Selasa, 20 Agu 2013 08:40 WIB
OSO Securities: Investor Fokus ke Pertemuan The Fed
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang awal pekan ini (19/08) mengalami pelemahan signifikan sebesar 5,58% di tutup pada level 4,313.52 atau turun sebanyak 255,14 poin sejalan dengan pelemahan rupiah terhadap semua mata uang utama. Pelemahan rupiah terhadap dollar AS sebesar 0,98% pada level Rp. 10,533/USD. Pelemahan pada pasar financial Indonesia disebabkan faktor eksternal maupun internal. Faktor dari eksternal yaitu spekulasi mengenai penarikan program stimulus oleh The Fed mendekati bulan September ini disebabkan beberapa data ekonomi AS cenderung membaik seperti pertumbuhan tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi dan data pengangguran yang mengalami perbaikan. Sementara faktor dari internal yaitu dipengaruhi kondisi makro Indonesia saat ini. Seperti defisit current account yang mencapai 4.4% akibat import yang masih tinggi dan pelemahan harga komoditas yang membuat export tertekan. Di samping itu, proyeksi Bank Indonesia bahwa defisit neraca perdagangan Indonesia akan membengkak pada semester II-2013 menjadi US$9 miliar dibandingkan semester sebelumnya sebesar US$5,3 miliar, cadangan devisa Indonesia yang per 31 Juli 2013 mengalami penurunan. Investor asing banyak melepas saham-saham unggulan berkapitalisasi besar yang pada akhirnya mencatatkan net sell sebesar Rp. 1,78 triliun. Semua indeks sektoral mengalami tekanan rata-rata dengan pelemahan di atas 5%.

Awal pekan bursa AS kembali melanjutkan pelemahannya. Indeks Dow Jones turun 0,47% ke 15.010,74, Indeks S&P turun 0,59% menjadi 1.646,06 dan indeks Nasdaq juga ikut mengalami pelemahan sebesar 0,38% ke 3.589,09. Sepinya sentimen data ekonomi yang rilis serta investor yang masih wait and see terhadap hasil pertemuan The Fed pada hari Rabu terkait dengan spekulasi Fed yang akan mengurangi besaran stimulus pada bulan September masih menjadi fokus pasar dan pertemuan Fed Kansas City di Jackson Hole pada akhir pekan ini.

Hari ini kami perkirakan IHSG masih akan melanjutkan pelemahannya. Penantian hasil pertemuan The Fed masih menjadi fokus pasar global temasuk Indonesia serta dari dalam negeri kenaikan kenaikan defisit current account masih menekan laju IHSG. Secara teknikal, IHSG membentuk bearish belt hold dan berada di luar lower bolingger bands. Indikator MACD bergerak mennurun dengan histogram negatif yang memanjang, indikator stochastic berada di area oversold. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4198-4649 resistance.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads