Meningkatnya resiko perekonomian domestik dan antisipasi rencana The Fed mengurangi program stimulusnya akhir tahun ini menjadi pemicu tekanan jual massif dalam dua sesi perdagangan terakhir. Tekanan jual juga diperburuk dengan perkembangan bursa kawasan yang kurang kondusif. Sementara tadi malam Wall Street ditutup bervariasi. Indeks DJIA melemah tipis 0,05% di 15002,99. Indeks S&P dan Nasdaq masing-masing menguat 0,38% dan 0,68% ditutup di 1652,35 dan 3613,59. Penguatan indeks S&P terutama dipicu kenaikan saham ritel menyusul pencapaian laba emiten ritel seperti Best Buy yang di atas estimasi sebelumnya. Penguatan juga dipicu turunnya yield obligasi AS tenor 10 tahun dari 2,88% menjadi 2,8%.
Pada perdagangan hari ini, tekanan jual diperkirakan mulai meredah dan terbuka terjadinya technical rebound menyusul harga saham yang sudah terkoreksi hingga hampir 10% dalam dua sesi perdagangan terakhir. IHSG akan bergerak dengan support di 4150 dan resisten di 4270.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Saham Pilihan
BMRI 7600-8100 TB, SL 7500
BEST 410-490 TB, SL 400
BBNI 3500-3850 BoW, SL 3400
PGAS 4900-5350 TB, SL 4800
ANTM 1190-1240 Buy, SL 1160
SMGR 12000-13100 Buy, SL 11800
(dru/dru)











































