Magnus Capital: IHSG Potensi Rebound

Magnus Capital: IHSG Potensi Rebound

Magnus Capital - detikFinance
Rabu, 21 Agu 2013 09:08 WIB
Magnus Capital: IHSG Potensi Rebound
Jakarta - Pada perdagangan kemarin, IHSG bergerak melanjutkan pelemahan dan ditutup terkoreksi -138.53 poin ke level 4174.98 dengan total nilai transaksi mencapai Rp 8.6 triliun. Pemodal asing melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 2.26 triliun. Pelemahan masih dipengaruhi oleh sentimen negatif dari gejolak yang terjadi pada nilai tukar Rupiah yang kemarin sempat melemah ke level 11000. Indeks IHSG sempat rebound pada sesi ke 2 kemarin dikarenakan aksi pemerintah melelang sukuk senilai 1.5 T dan terjadi oversubscribed sebanyak 12.5 T. Disamping itu pemerintah juga akan melakukan intervensi dengan menggandeng PIP (Pusat Investasi Pemerintah) Danpen, Jamsostek, direksi Bumn dan mengajak sejumlah asset management dan fund asing maupun lokal untuk memberi kepastian bahwa pemerintah akan all out dan sigap dalam menghadapi gejolak pasar modal. Pemerintah Indonesia dikabarkan juga akan memberikan stimulus yang akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian Indonesia.

Indeks Dow Jones semalam ditutup melemah tipis -7.75 poin ke level 15002.99 sedangkan indeks S&P ditutup menguat 6.29 poin ke level 1652.35 dan indeks Nasdaq juga ditutup naik 24.50 poin ke level 3613.59. Perdagangan berjalan dengan volume yang tipis dikarenakan minimnya sentimen positf dan berita ekonomi. Investor cenderung wait & see, menanti hasil rapat The Fed yang akan dilakukan pada tengah malam nanti / hari Rabu siang waktu setempat. Secara teknikal, indeks diperkirakan akan bergerak mixed dengan potensi rebound pada kisaran 4050-4300. Secara garis besar IHSG sedang memasuki fase downtrend , Investor jangka panjang bisa memanfaatkan momen koreksi untuk mengakumulasi saham -saham blue chip.

SSIA: Perseroan menjual lahan industri seluas 61.7 hektare senilai total Rp 572.9 miliar hingga Juni 2013. Penjualan tersebut menjadi kontributor terbesar terhadap laba bersih perseroan selama semester I-2013.
IMAS: PT Indomobil Finance Indonesia, anak usaha PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, akan memperoleh pinjaman sebesar US$ 126 juta dari sindikasi 14 bank.
MPMX: Perseroan melalui anak usahanya , PT Sasana Artha Finance, menyalurkan pembiyaan sepeda motor sebesar Rp 616 miliar selama Januari-Juli 2013 atau tumbuh 81% dibandingkan periode sama 2012 senilai Rp341 miliar.
ETWA: Perseroan menargetkan kenaikan pendapatan sebesar 50% menjadi Rp 1.5 triliun hingga akhir tahun, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1 T.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads