Kiwoom Securities: Asing Masih Lepas Saham

Kiwoom Securities: Asing Masih Lepas Saham

- detikFinance
Kamis, 22 Agu 2013 08:13 WIB
Kiwoom Securities: Asing Masih Lepas Saham
Jakarta - Turunnya Dow Jones dan bursa regional dapat memberi sentimen negatif. IHSG dapat bergerak positif setelah memasuki area yang oversold sehari sebelumnya. Akan tetapi, masih adanya minat jual asing serta pola doji dapat menghambat peluang penguatan. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan mixed dengan kecenderungan melemah hari ini.



ACES – Proyeksi bisnis
Manajemen PT Ace Hardware Indonesia (ACES) menargetkan pendapatan naik sekitar 25% tahun ini menjadi Rp 4 Triliun Vs Rp 3.22 Triliun tahun lalu seiring dengan pembukaan 15 gerai baru. Gerai baru tersebut diperkirakan dapat memberi kontribusi sekitar 19% terhadap total pendapatan perusahaan. Saat ini ACES tercatat memiliki 85 gerai di 25 kota di Indonesia. ACES telah membuka 6 gerai baru pada 1H 2013 dan menargetkan membuka 9 gerai baru pada 2H 2013. ACES mengalokasikan dana belanja modal senilai Rp 150 Miliar tahun ini yang sebagian besar dialokasikan untuk membuka gerai baru. Sebuah gerai diperkirakan membutuhkan investasi senilai Rp 8-9 Miliar.



AISA – KKR merealisasikan pembelian saham
Kohlberg Kravis Roberts & Co LP (KKR) telah merealisasikan pembelian saham PT Tiga Pilar Sejahtera (AISA) dengan membeli sebanyak 242.8 juta saham atau setara dengan 8.27% saham AISA pada harga Rp 1,440 per saham dan total transaksi mencapai Rp 349.6 miliar. Dalam paparan publik sebelumnya KKR setuju untuk membeli 9.5% saham atau setara dengan 277.79 juta saham berarti KKR masih harus membeli 35.17 juta saham atau 1.23% saham dengan mengeluarkan dana Rp 50.65 Miliar lagi di harga yang sama. Pasca pembelian saham AISA, KKR akan menempatkan satu orang di jajaran dewan komisaris AISA. Manajemen AISA mengungkapkan masuknya KKR dalam manajemen AISA akan mendukung kinerja terutama program jangka panjang seperti akuisisi perusahaan.



SMGR – Buyback Saham
PT Semen Indonesia (SMGR) menyiapkan dana senilai Rp 200-500 Miliar untuk melakukan buyback saham dengan menunjuk Mandiri Sekuritas sebagai penasihat keuangan. Rencana buyback perseroan diperkirakan tidak akan mengganggu rencana ekspansi perusahaan.



WIIM – Proyeksi bisnis
Manajemen PT Wismilak Inti Makmur (WIIM) optimis volume penjualan tahun depan naik 20%Yoy kendati pemberlakuan pajak rokok baru. Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan akan memulai memungut pajak rokok sebesar 10% dari tariff cukai tahun depan. Naiknya volume penjualan WIIM akan didukung oleh peluncuran produk baru. Tahun ini volume penjualan WIIM diperkirakan mencapai 2 miliar batang. Pangsa pasar WIIM dalam industri rokok saat ini hanya sebesar 1%.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads