Mega Capital: IHSG Cenderung Melemah

Mega Capital: IHSG Cenderung Melemah

- detikFinance
Selasa, 27 Agu 2013 08:51 WIB
Mega Capital: IHSG Cenderung Melemah
Jakarta - IHSG Tetap Melemah Setelah Pengumuman Stimulus. Bursa saham Indonesia ditutup melemah 49.16 poin (-1.18%) atau turun ke level 4,120.67 pada perdagangan awal pekan. Data perdagangan Senin (26/8) menunjukkan volume transaksi sebesar Rp 4.4 triliun dan asing mencatatkan net sell sebesar Rp 227.7 miliar. Program stimulus yang diberikan pemerintah dianggap kurang meyakinkan dan lebih bertujuan untuk perbaikan jangka menengah dan jangka panjang sehingga untuk jangka pendek, stimulus tersebut belum dapat memberikan pengaruh positif. Annual meeting bagi para pimpinan bank sentral dunia pada 24 Agustus kemarin juga berujung pada penolakan AS untuk mempertimbangkan pengaruh tapering down dari program QE terhadap emerging market. Hasil survei oleh Bloomberg yang diarahkan pada para pakar ekonomi dunia juga menyatakan bahwa 65% yakin QE akan dikurangi pada pertemuan the Fed di pertengahan September. Namun, pelemahan indeks pada hari ini cukup tertolong oleh sekto r agri yang naik sampai 8.8% setelah merespon rencana pemerintah yang akan mengoptimalkan BBN. Hal ini dianggap berdampak positif bagi sektor perkebunan terutama CPO dan produsen biodiesel. Berbeda dengan IHSG, mayoritas bursa Asia ditutup positif, Shanghai ditutup positif (+2.13%) disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi China dianggap sudah semakin stabil dan kembali membaik. MSCI Asia Pacific menguat tipis (+0.1%), Nikkei ditutup melemah tipis (-0.18%), Hangseng menguat (+0.65%).

Wall Street Berbalik Arah Merespon Senjata Kimia Syria. Bursa saham AS tidak berhasil mempertahankan kenaikannya pada perdagangan (26/8) setelah Sekertaris Negara menyatakan bahwa penggunaan senjata kimia oleh Syria tidak dapat ditolerir. Hal ini memicu kekhawatiran investor sebagai reaksi terhadap isu geopolitikal. Sebelumnya, hampir sepanjang sesi bursa berada di zona positif akibat rilis data durable goods US yang mengalami penurunan terendah dalam 1 tahun (-7.3% vs konsensus -4%). DJIA melemah 0.43%, S&P melemah 0.40%, dan NASDAQ melemah tipis 0.01%. Bursa Eropa variatif seiring isu politik di Italia dan data durable goods AS yang lemah. DAX ditutup menguat 0.22% sedangkan CAC ditutup melemah tipis 0.06%

IHSG Cenderung Melemah (Range : 4,060 — 4,175). IHSG kembali ditutup melemah pada perdagangan kemarin berada di level 4,120. Indeks tampak kembali mengalami tekanan jual dan berpotensi untuk berlanjut melemah menuju support level 4,090 hingga 4,060. Namun stochastic dan RSI yang jenuh terhadap aksi jual berpotensi menghambat laju pelemahan indeks. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads