First Asia: IHSG Masih di Teritori Negatif

First Asia: IHSG Masih di Teritori Negatif

- detikFinance
Rabu, 28 Agu 2013 08:59 WIB
First Asia: IHSG Masih di Teritori Negatif
Jakarta - Tekanan jual kembali mendominasi perdagangan kemarin menyusul penguatan dolar AS atas rupiah yang terus berlanjut mencapai Rp.11500. Dari faktor eksternal, pelaku pasar dikhawatirkan dengan ancaman serangan AS ke Suriah. IHSG kemarin ditutup anjlok 152,827poin (3,7%) di posisi 3967,842. Saham properti, perbankan, semen, dan perdagangan merupakan saham sektoral yang banyak dilepas pelaku pasar. Sedangkan aksi beli selektif masih mewarnai saham perkebunan dan tambang.

Di Asia, selain bursa saham Indonesia, pasar saham Philipina, indeks PSE, juga terkoreksi signifikan hingga 3,7%. Posisi IHSG kemarin merupakan yang terendah sejak perdagangan 2 Juli 2012 lalu. Sementara tadi malam bursa saham global umumnya ditutup di teritori negatif. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street masing-masing turun 1,14% dan 1,59% ditutup di 14776,13 dan 1630,48. Pelaku pasar mengkhawatirkan serangan AS ke Suriah. Ini membuat harga minyak mentah kembali melonjak menembus USD109/barrel.

Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih bergerak di teritori negatif meskipun secara technical berpeluang mengalami rebound. Bank Indonesia diperkirakan akan kembali menaikkan tingkat bunga acuan minimal 25 bp menjadi 6,75% dalam pertemuan mendadak Kamis pekan ini. Kondisi bursa global dan pergerakan kurs rupiah atas dolar menjadi katalis pergerakan IHSG. IHSG akan bergerak dengan level support di 3915 dan resisten di 4060.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 3915 S2 3860 R1 4060 R2 4100

Saham Pilihan

JSMR 5400-5800 BoW, SL 5350

SMGR 12000-13100 BoW, SL 11800

LSIP 1290-1440 BoW, SL 1270

DILD 270- 315 Buy, SL 260

ASRI 485-550 BoW, SL 475

RALS 880-970 Buy, SL 870

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads