First Asia Capital: IHSG Sudah Rawan Aksi Ambil Untung

First Asia Capital: IHSG Sudah Rawan Aksi Ambil Untung

First Asia Capital - detikFinance
Senin, 02 Sep 2013 08:39 WIB
First Asia Capital: IHSG Sudah Rawan Aksi Ambil Untung
Jakarta - IHSG akhir pekan kemarin kembali melanjutkan rebound ditutup naik 91,496 poin (2,23%) di 4195,089. Penguatan ini merespon sejumlah kebijakan Bank Indonesia (BI) termasuk menaikkan suku bunga acuan bank sentral 50 bp menjadi 7% untuk menstabilkan pergerakan nilai tukar rupiah atas dolar AS yang sudah mencapai Rp.11000. Dana asing yang terus keluar (net selling) dari pasar sejak pertengahan Agustus lalu, akhir pekan kemarin mulai kembali masuk terlihat dari nilai pembelian bersih asing di pasar saham yang mencapai Rp.357,26 miliar.
Β 
Namun selama sepekan asing masih mencatatkan nilai penjualan bersih Rp.1,39 triliun sekitar USD127 juta dan IHSG menguat 0,61%. Sepanjang Agustus lalu asing keluar dari pasar mencapai Rp.5,97 triliun atau USD543 juta dan IHSG anjlok 9%. Secara bulanan, IHSG sudah terkoreksi tiga bulan berturut-turut sejak Juni lalu atau mencapai 17%. Pelemahan rupiah atas dolar AS yang dipicu penarikan dana global dari emerging market dan defisit transaksi berjalan yang membengkak menjadi faktor utama koreksi indeks selama tiga bulan terakhir.

Hal ini kemudian diperburuk dengan tekanan inflasi dan naiknya tingkat bunga yang memangkas prospek pertumbuhan ekonomi tahun ini. Memasuki perdagangan awal September ini pasar saham diperkirakan akan bergerak fluktuatif.

Dari pasar global, data tenaga kerja AS menjadi fokus perhatian pekan ini yang menentukan langkah pengurangan stimulus The Fed. Sedangkan dari domestik, resiko pasar relatif tinggi karena prospek pertumbuhan ekonomi dikorbankan dengan naiknya bunga. IHSG diperkirakan akan rawan aksi ambil untung, dengan level support di 4120 dan resisten di 4260.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads