Kiwoom Securities: Pasar Saham Eropa Bisa Perbaiki Sentimen

Kiwoom Securities: Pasar Saham Eropa Bisa Perbaiki Sentimen

- detikFinance
Selasa, 03 Sep 2013 08:09 WIB
Kiwoom Securities: Pasar Saham Eropa Bisa Perbaiki Sentimen
Jakarta - Penguatan di bursa Eropa dan regional diharapkan dapat memperbaiki sentimen di tengah belum membaiknya data ekonomi. IHSG menutup perdagangan negatif dengan diikuti oleh timbulnya minat jual asing kemarin. Penembusan pada level psikologis 4,100 akan kembali membuka tren yang negatif. Maka, kami memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran yang mixed hari ini.



GTBO – Pembatalan kontrak penjualan

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Garda Tujuh Buana (GTBO) akan menyajikan kembali laporan keuangan FY 2012 dengan pengurangan laba sebelum pajak senilai Rp 711.1 Miliar akibat pembatalan kontrak dengan Agrocom Ltd. pada 22 Mei lalu. Laba sebelum pajak 2012 akan turun menjadi Rp 466.38 Miliar dari posisi sebelumnya Rp 1.18 Triliun. Posisi laba bersih turun menjadi Rp 230.61 Miliar dari posisi Rp 941.91 Miliar sebelumnya. Pada 14 Juni 2012 GTBO menandatangani kerjasama dengan Agrocom untuk memberikan hak pemasaran eksklusif atas 10 juta metric ton batubara dengan kontrak mencapai US$ 250 Juta. Dalam kelanjutannya GTBO telah menyiapkan batubara namun Agrocom tidak pernah meminta pengiriman batubara. Dengan pembatalan kontrak, kedua belah pihak telah sepakat bahwa GTBO akan menahan dana senilai US$ 7.5 Juta (nilai cicilan pembayaran biaya pemasaran pertama oleh Agrocom) sebagai kompensasi pembatalan kontrak.



INDF – Menambah kepemilikan China Minzhong

PT Indofood Sukses Makmur (INDF) mengakuisisi 25.59 juta saham atau 3.9% saham China Minzhong Food Corporation Ltd (CMFC) seharga S$ 1.12 per saham dengan total nilai transaksi mencapai S$ 28.66 Juta atau sekitar Rp 245.58 Miliar. Aksi korporasi ini membuat porsi kepemilikan INDF di CMFC bertambah dari 29.33% menjadi 33.49% saham. Akuisisi ini menyebabkan INDF harus melakukan tender offer atas seluruh sisah saham CMFC yang dimiliki pihak lain. INDF menetapkan harga tender offer senilai S$ 1.12 per saham kepada 435.91 juta saham CMFC yang belum dimiliki INDF. Apabila pemegang saham bersedia mengikuti tender offer, INDF setidaknya harus menyediakan dana sekitar S$ 488.22 Juta atau sekitar Rp 4.18 Triliun. Harga tender offer lebih mahal 10.34% dibandingkan penutupan terakhir saham CMFC per 23 Agustus 2013 senilai S$ 1.015 per saham.



MNCN & VIVA – Batalkan rencana akuisisi

PT Media Nusantara Citra (MNCN) membatalkan rencana akuisisi PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV), anak perusahaan PT Visi Media Asia (VIVA), karena tidak mencapai kesepakatan harga. Harga yang diminta VIVA senilai US$ 600 Juta, jauh diatas kesediaan MNCN membayar pada kisaran US$ 300 Juta akibat situasi pasar yang tidak kondusif.



TLKM – Kerjasama dengan Bayan Telecommunications

PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin), telah menandatangani kerjasama penyediaan layanan koneksi data di wilayah Asia Pasifik bersama Bayan Telecommunications Inc (Bayan), perusahaan telekimunikasi asal Filipina. Melalui kerjasama ini, TLKM dan Bayan akan menyediakan jasa layanan data ke beberapa negara seperti Singapura, Hong Kong, Timor Leste, dan Australia. Keuntungan dari kerjasama ini terletak pada efisiensi, skalabilitas, kecepatan, ketersediaan kapasitas serta harga.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads