(dru/dru)
Waterfront Securities: Sentimen Negatif dari Domestik
Selasa, 03 Sep 2013 08:45 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan Senin 2 September 2013 ditutup melemah 2,24% pada level 4101. Sektor industri dasar menyumbangkan pelemahan terbesar. Sektor perkebunan dan pertambangan mengalami kenaikan. Investor asing melakukan net sell Rp231,9 miliar. Pelemahan indeks tersebut akibat masih defisitnya neraca perdagangan Indonesia pada bulan Juli, meskipun data inflasi Agustus sedikit di bawah estimasi. Defisit neraca perdagangan RI pada bulan Juli mencapai USD2,3 miliar, yang merupakan defisit terbesar sejak tahun 2007. Berlanjutnya defisit neraca perdagangan tersebut, kembali mendorong depresiasi rupiah. Indeks bursa Asia ditutup menguat yang dipicu oleh indeks manufaktur China yang berlanjut meningkat pada level tertinggi selama 16 bulan terakhir, yang mendorong optimisme investor akan pulihnya ekonomi global. Indeks PMI manufaktur China bulan Agustus naik pada level 51, yang menunjukkan terjadinya ekspansi ekonomi, lebih baik dari perkiraan yang berada pada level 50,3. Sementara i tu indeks bursa Eropa juga menguat dipicu sentimen positif dari data indeks PMI manufaktur China. Sedangkan bursa NYSE tutup karena libur hari buruh di AS. Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan mixed. Bergerak kisaran level 4080 — 4150. Cermati: LSIP, AALI, HRUM, PTBA, TLKM, BWPT
(dru/dru)
(dru/dru)











































