Mega Capital: IHSG Fluktuatif, Cenderung Menguat

Mega Capital: IHSG Fluktuatif, Cenderung Menguat

- detikFinance
Selasa, 03 Sep 2013 08:49 WIB
Mega Capital: IHSG Fluktuatif, Cenderung Menguat
Jakarta - Data Ekonomi Tekan IHSG. Rilis data ekonomi yang negatif menyebabkan IHSG terkoreksi signifikan. IHSG terkoreksi 93.86 poin (-2.24%) di 4,101.23. Hanya dua sektor yang menguat yaitu perkebunan (1.93%) dan pertambangan (1.24%). Adapun sektor lainnya melemah yang dipimpin oleh industri dasar (-4.14%), keuangan (-3.25%) dan consumer goods (-2.97%). Neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2013 mengalami defisit sebesar USD 2.31 miliar. Defisit tersebut merupakan defisit bulanan terbesar dalam sejarah. Sebelumnya defisit terbesar terjadi pada Oktober 2012 senilai USD 1.88 miliar. Sedangkan neraca perdagangan Januari-Juli 2013 mengalami defisit senilai USD 5.65 miliar. BPS juga merilis data inflasi dimana inflasi Agustus 2013 mencapai 1.12% dan inflasi tahunan sebesar 8.79%. Pemerintah memproyeksikan inflasi hingga akhir tahun mencapai 9.2%. Sementara itu, hasil survei HSBC menunjukkan bahwa indeks manufaktur Indonesia turun menjadi 48.5% pada Agustus 2013 dari bulan sebelumnya 5 0.7%, terendah dalam 15 bulan terakhir. Adapun dari regional, mayoritas bursa ditutup menguat dipicu oleh data PMI China. Nikkei menguat 1.37%, Hang Seng menguat 2.04% dan Strait Times menguat 0.88%.

Bursa Eropa Menguat Dipicu Data Ekonomi dan Kesepakatan Vodafone. Wallstreet ditutup untuk menyambut libur Labour Day. Adapun bursa Eropa menguat dengan FTSE menguat 1.45%, DAX menguat 1.74% dan CAC 40 menguat 1.84%. Data ekonomi yang positif dari China dan Eropa menjadi katalis positif bagi pasar. Saham Vodafone menguat 3.37% setelah kesepakatan untuk menjual 45% kepemilikan di Verizon Wireless kepada Verizon Communications senilai GBP 130 juta. Data indeks manufaktur China yang dirilis oleh HSBC melampaui level 50 untuk pertama kalinya sejak empat bulan lalu. Adapun data PMI yang dirilis pemerintah China naik ke 51 di Agustus dari 50.3 di Juli yang merupakan level tertinggi dalam 16 bulan. Adapun dari Eropa, data PMI Markit naik ke 51.4 di Agustus dari 50.3 di bulan Juli, tertinggi sejak Mei 2011.

IHSG Fluktuatif, Cenderung Menguat (Range : 4,060 β€” 4,160). IHSG gagal melanjutkan penguatan yang terjadi beberapa hari sebelumnya dan ditutup melemah di 4,101. Hal tersebut berpotensi untuk membawa indeks kembali melanjutkan pelemahannya menuju support level 4,060 hingga 4,020. Akan tetapi RSI yang mengindikasikan keluar dari wilayah oversold berpeluang menghambat laju pelemahan indeks dan mengalami sideways atau menguji resistance level di 4,160. Hari ini diperkirakan indeks kembali bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads