Magnus Capital: IHSG Bergerak Mixed

Magnus Capital: IHSG Bergerak Mixed

- detikFinance
Selasa, 03 Sep 2013 08:56 WIB
Magnus Capital: IHSG Bergerak Mixed
Jakarta - Pada perdagangan kemarin, IHSG kembali terkoreksi tajam sebanyak -93.8 poin ke level 4.101 dengan total nilai transaksi mencapai Rp 5.2 triliun dan pemodal asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp 273 miliar. Nilai tukar rupiah kemarin juga kembali terperosok ke posisi Rp 11.371.Pelemahan dipengaruhi oleh kekecewaan pelaku pasar terhadap sentimen negatif dari data-data perekonomian domestik, diantaranya laporan neraca perdagangan pada bulan Juli, BPS melaporkan defisit per Juli yang mencapai US$ 2.31 miliar tersebut membentuk rekor baru defisit neraca perdagangan tahun berjalan sebesar US$ 5.65 miliar, yang merupakan level tertinggi sejak 2007.

Pada saat yang sama laju inflasi Agustus menguat sebanyak 8.79% atau lebih rendah dari konsensus 8.95%. Berlawanan dengan tren regional dan global yang kian membaik akibat sentimen positif dari China dan Eropa yang menunjukan momentum penguatan dan pemulihan perekonomian kedua negara tersebut.

Bursa Wall st semalam ditutup dalam rangka memperingati hari buruh AS, Wall st akan kembali buka pada malam ini. Indeks regional pagi ini dibuka menguat dipengaruhi oleh data manufkatur China yang semakin membaik dan juga Eropa. Hal ini diperkirakan akan memberikan sentimen yang cukup positif bagi pergerakan IHSG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara teknikal, indeks diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah pada kisaran 4100-4200. Cermati HRUM, BWPT, LSIP, ADRO,INFD

Corporate News
INDF: Perseroan siap mengambil alih sisa saham Chian Minzhong Food Corporation Limited sebesar 66.51%. Perseroan mengajukan penawaran tunai senilai Sin$ 488 juta atau setara Rp 4.3 triliun untuk membeli sebanyak 435.91 juta saham Minzhong Food pada harga Sin$ 1.12 per saham.
MNCN: Perseroan membatalkan rencana akuisisi saham PT Cakrawala Andalas Televisi, anak usaha PT Visi Media Asia Tbk. Pembatalan dikarenakan tidak tercapainya kesepakatan harga.
KRAS: Perseroan berhasil mencetak laba bersih sebesar US$ 10.6 juta pada semester I-2013 atau lebih baik dibandingkan periode yang sama 2012 yang membukukan rugi bersih senilai US$ 9.8 juta.
GTBO: Perseroan telah mengamankan kontrak penjualan batubara hingga 5.1 juta ton tahun ini. Kontrak tersebut diharapkan dapat menutup pembatalan kontrak 10 juta ton dari Agracom Ltd, pada Juni 2012.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads