First Asia: IHSG Rawan Aksi Ambil Untung

First Asia: IHSG Rawan Aksi Ambil Untung

- detikFinance
Rabu, 04 Sep 2013 09:06 WIB
First Asia: IHSG Rawan Aksi Ambil Untung
Jakarta - Kemarin IHSG berhasil menguat 62,729 poin (1,5%) di 4164,012. Penguatan terutama ditopang aksi beli atas saham pertambangan, perkebunan, dan infrastruktur. Penguatan IHSG kemarin seiring dengan tren positif di bursa kawasan Asia menyusul peningkatan aktivitas manufaktur di China dan zona Euro. Namun asing masih mencatatkan nilai penjualan bersih Rp.134,75 miliar. Nilai tukar rupiah atas dolar AS juga kembali melemah hingga Rp.11450/US dolar.

Kondisi ini membuat sejumlah saham sektoral yang sensitif atas nilai tukar menjadi tertahan penguatannya seperti properti dan perbankan. Defisit neraca perdagangan Juli yang mencapai USD2,3 miliar memicu tekanan terhadap rupiah.

Sementara tadi malam Wall Street ditutup moderat di teritori positif, sedangkan bursa utama zona Euro ditutup di teritori negatif. Indeks DJIA dan S&P masing-masing naik 0,16% dan 0,42% di 14833,96 dan 1639,77. Harga minyak mentah kembali naik mencapai USD108,42/barrel menyusul dukungan DPR AS yang dikuasai Republik atas langkah Presiden Obama melakukan serangan militer ke Suriah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memasuki perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih akan bergerak dengan support di 4125 dan resisten di 4200. Aksi ambil untung akan rawan terjadi mengingat resiko pasar yang relatif tinggi dan kondisi pasar global yang dikhawatirkan dengan serangan militer AS ke Suriah.

IHSG : S1 4125 S2 4060 R1 4200 R2 4250

Saham Pilihan

INDY 630-720 TB, SL 610

PTRO 1300-1420 TB, SL 1250
BRAU 135-150 TB, SL 133

ASSA 260-285 TB, SL 250

BBNI 3550-3850 TB, SL 3500

PGAS 5250-5550 SoS, SL 5100

RALS 960-1060 BoW, SL 950

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads