(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Diperkirakan Fluktuatif
Kamis, 05 Sep 2013 08:28 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan Rabu 4 September 2013 ditutup melemah 2,18% pada level 4073. Koreksi indeks tersebut disebabkan oleh depresiasi rupiah yang berlanjut hingga lebih dari Rp11.400 per usd, akibat defisit neraca perdagangan bulan Juli yang semakin melebar. Sektor aneka industri dan infrastruktur menyumbangkan pelemahan terbesar. Sedangkan sektor pertambangan menjadi satu-satunya sektor yang mengalami kenaikan, didorong oleh berlanjutnya depresiasi rupiah dan kenaikan harga minyak mentah. Investor asing melakukan net sell Rp159,3 miliar. Indeks di bursa Wall Street kembali ditutup menguat setelah The Fed menyatakan ekonomi masih tumbuh moderat. Data Fed's Beige Book menunjukkan konsumen banyak mengeluarkan pengeluaran untuk perjalanan dan pariwisata, sedangkan sektor manufaktur menguat. Saham sektor otomotif mengalami penguatan setelah data penjualan otomotif bulanan di AS meningkat melebihi perkiraan. Bursa saham di Timur Tengah mengalami koreksi seiring dengan meningkatnya potensi AS melakukan serangan militer ke Suriah. Panel senat AS mengijinkan serangan terbatas ke Suriah. Pada pekan depan akan diadakan debat seluruh anggota senat mengenai penggunaan kekuatan militer AS. Harga minyak & emas mengalami koreksi. Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan mixed. Bergerak kisaran level 4050 — 4162. Cermati: HRUM, BSDE, BBRI, AALI, ITMG, PTBA, TAXI, WIKA.
(ang/ang)
(ang/ang)











































