Magnus Capital: Indeks Cenderung Mixed

Magnus Capital: Indeks Cenderung Mixed

- detikFinance
Kamis, 05 Sep 2013 09:00 WIB
Magnus Capital: Indeks Cenderung Mixed
Jakarta - Pada perdagangan kemarin, IHSG kembali bergerak melemah -90.55 poin ke level 4.073,45 dengan total nilai transaksi mencapai Rp 4.6 triliun dan pemodal asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp 196 miliar. Agresi militer yang direncanakan Amerika Serikat terhadap Suriah akan semakin meningkatkan ketidakpastian ekonomi global. Selain akan mendorong lonjakan harga minyak, tapi juga berpotensi memicu resesi. Isu sereangan itu pula yang merontokkan pasar saham domestik. Disamping itu kekhawatiran investor mengenai pengurangan porsi stimulus oleh the Fed juga masih menjadi momok yang terus akan menekan laju indeks.

Indeks Dow Jones semalam ditutup menguat 96.91 poin ke level 14930.87 sedangkan indeks S&P juga ditutup naik 13.31 poin ke level 1653.08 dan indeks Nasdaq ditutup menguat 36.43 poin ke level 3649.04. Penguatan dipengaruhi oleh sentimen positif dari penjualan otomotif yang menguat 17% bulan lalu menjadi US$ 16.1 juta, sedangkan defisit neraca perdagangan semakin melebar pada bulan Juli, akibat dari peningkatan impor bahan bakar dan otomotif yang mengindikasikan perekonomian As yang semakin pulih. Indeks regional pagi ini dibuka mixed cenderung melemah, diperkirakan akan memberikan sentimen yang negatif bagi pergerakan IHSG. Secara teknikal, indeks akan bergerak mixed cenderung melemah pada kisaran 4000-4250. Indikator Stochastic Oscillator menghasilkan sinyal deadcross. Cermati saham ASII, BBCA, TLKM, INDF MPMX.

Corporate News
BIPI: Interra Resources Limited, perusahaan yang dikendalikan oleh Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno, mengakuisisi PT Benakan Oil dan PT Indelberg Indonesia, dua anak usaha perseoran. Nilai transaksinya sebesar US$ 78.5 juta atau sekitar Rp 860 miliar.
FASW: Perseroan meraih pinjaman sindikasi jangka panjang dari sejumlah bank sebesar US$ 240 juta . Penandatanganan kredit tersebut dilakukan pada 2 September.
INDF: Perseroan telah menguasai lebih dari 50% saham China Minzhong Food Corporation Limited. Dengan demikian, Indofood telah memenuhi syarat penawaran tender offer sisa saham Minzhong Food.
AUTO: Perseroan bekerja sama dengan MetalArt Corporation membentuk perusahaan patungan untuk memproduksi forging parts bagi pasar suku cadang
pabrikan mobil atau original equipment for manufacturer kendaraan

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads