Mega Capital: Indeks Cenderung Melemah

Mega Capital: Indeks Cenderung Melemah

Mega Capital - detikFinance
Jumat, 06 Sep 2013 08:18 WIB
Mega Capital: Indeks Cenderung Melemah
Jakarta - Pelemahan IHSG Berlanjut Mengikuti Rupiah. Bursa saham Indonesia kembali bergerak ke zona merah, turun 22.59 poin (-0.56%) atau ditutup di level 4,050.87. Penguatan yang terjadi pada awal perdagangan Kamis (5/9) tidak mampu dipertahankan karena tekanan jual masih kuat. Kondisi Rupiah yang terus melemah juga memberikan sentimen negatif terhadap iklim investasi di Indonesia, sehingga aksi jual masih mewarnai IHSG. Sementara itu, sejak dikeluarkan keputusan OJK yang memberikan kelonggaran buyback tanpa melalui RUPS untuk menjaga stabilitas harga terus mendapatkan respon positif dari emiten. Hal ini terbukti dari makin banyaknya emiten yang menyampaikan rencana buybacknya. Beberapa BUMN seperti WIKA dan BMRI telah menyiapkan dana masing-masing dan ada tujuh perusahaan lainnya dari sektor property dan otomotif yang juga berencana melakukan buyback. Selain Rupiah, data jobless claim yang baru dirilis menunjukkan adanya penurunan berlanjut dari jumlah pengangguran di US dan data ini memperkuat ekspektasi akan pengurangan stimulus pada bulan September yang nantinya akan berdampak negatif terhadap nilai tukar Rupiah dan juga IHSG. Dari Asia, HSBC Emerging Market business activity indeks menunjukkan angka 50.7 dibandingkan bulan lalu 49.5 yang berarti bisnis kembali berekspansi. Meski angka ini baik, ternyata 50.7 adalah level terendah ketiga dalam 4 tahun terakhir.

Kenaikan Wallstreet Sudah Terbatas. Bursa saham AS naik untuk hari ketiga setelah data-data ekonomi menunjukkan perbaikan dengan antisipasi profit taking menjelang data payroll pada hari Jumat (6/9) dan pembahasan mengenai program stimulus yang semakin diyakinkan akan diturunkan merespon data ekonomi seperti jobless claim yang turun ke dekat level terendah dalam 5 tahun serta pertumbuhan sektor jasa yang tercepat dalam 8 tahun terakhir. Kenaikan juga tipis karena investor masih mengantisipasi kemungkinan serangan terhadap Syria, namun pada pertemuan G20, presiden Barack Obama semakin ditekan untuk tidak menggunakan militer. Dow Jones tercatat ditutup +0.04%, S&P 500 tercatat +0.12%, sementara Nasdaq tercatat tutup +0.27%.Selain US, mayoritas bursa Eropa juga menguat seiring janji ECB yang akan tetap menjaga suku bunga yang rendah dan bersiap untuk kembali menurunkan interest untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. DAX ditutup menguat +0.48%, CAC +0.66%, dan FTSE +0.89%.

Indeks Cenderung Melemah (Range : 3,980 β€” 4,100). Sempat dibuka menguat di awal sesi perdagangan kemarin, namun akhirnya IHSG kembali ditutup melemah berada di level 4,050. Indeks berpotensi untuk dapat melanjutkan pelemahannya dan bergerak menuju support level di 3,980 hingga 3,965. Stochastic yang menunjukkan terjadinya death cross mendukung adanya potensi pelemahan. Hari ini diperkirakan indeks bergerak pada kecenderungan melemah.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads