Sebagian besar Wall Street naik. Isu penundaan rencana serangan AS ke Suriah masih menjadi katalis positif terhadap Wall Street, dimana pada perdangan kemarin indeks DJIA ditutup naik +0.89% ke 15,326 dan S&P 500 +0.31% ke 1,689. Indeks Nasdaq sendiri ditutup turun β0.11% ke 3,725 sebagian besar disebabkan oleh penurunan harga saham Apple Inc. yang anjlok β5.44% akibat investor kecewa terhadap harga iPhone 5C yang dianggap masih mahal. Penetrasi iPhone 5C ke emerging market diperkirakan lebih rendah dari proyeksi. Kami perkirakan dalam beberapa waktu ke depan investor akan mengalihkan perhatian dari isu Suriah ke rencana Bank Sentral Amerika mengurangi program quantitative easing. Pada FOMC meeting 17-18 September mendatang, the Fed diperkirakan akan mengurangi program QE sebesar USD 10 miliar/bulan menjadi USD 75 miliar/bulan.
IHSG Fluktuatif, Melemah Terbatas (Range : 4,290β4,405). Sempat diperdagangkan menguat pada perdagangan kemarin, akhirnya IHSG ditutup melemah di level 4,349. Indeks berpotensi untuk mengalami throwback dan menguji support level terdekat di 4,290 hingga 4,180, di mana jika IHSG gagal bertahan di level 4,180 maka pola inverted head & shoulder dapat dinyatakan batal. Stochastic menunjukkan bahwa indeks mulai jenuh terhadap aksi beli. Hari ini diperkirakan indeks fluktuatif cenderung melemah terbatas.
(ang/ang)











































