Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Melemah Terbatas

Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Melemah Terbatas

Mega Capital - detikFinance
Kamis, 12 Sep 2013 08:22 WIB
Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Melemah Terbatas
Jakarta - Rupiah melemah, IHSG terkoreksi. Pasar saham Indonesia mengalami koreksi pada perdagangan kemarin, dimana IHSG turun tipis –0.20% ke level 4,349. Dalam pandangan kami, penurunan ini hanya koreksi sehat setelah mengalami kenaikan pada dua hari lalu. Investor asing pun kemarin masih mencatatkan posisi net buying senilai IDR 599 miliar. Pelemahan terutama terjadi pada sektor Aneka Industri (-1.72%), Industri Dasar (-1.62%) dan Infrastruktur (-1.47%). Adapun sektor yang mencatatkan kenaikan terbesar adalah sektor Pertambangan (+1.77%) dan Perdagangan (+0.64%). Nilai tukar rupiah di pasar on-shore kemarin melemah cukup tajam ke level IDR 11,453 (-1.9%) terkait kekhawatiran investor Bank Indonesia akan membiarkan nilai tukar rupiah melemah mendekati harga di pasar off-shore, yang pada perdagangan kemarin hampir mencapai IDR 14,500. Selain itu, pasar juga menilai pelemahan rupiah dapat meningkatkan pendapatan ekspor yang ujung ujungnya dapat menekan trade deficit. Investor hari ini akan menunggu hasil RDG Bank Indonesia, dimana BI diperkirakan akan mempertahankan BI Rate di level 7%.

Sebagian besar Wall Street naik. Isu penundaan rencana serangan AS ke Suriah masih menjadi katalis positif terhadap Wall Street, dimana pada perdangan kemarin indeks DJIA ditutup naik +0.89% ke 15,326 dan S&P 500 +0.31% ke 1,689. Indeks Nasdaq sendiri ditutup turun –0.11% ke 3,725 sebagian besar disebabkan oleh penurunan harga saham Apple Inc. yang anjlok –5.44% akibat investor kecewa terhadap harga iPhone 5C yang dianggap masih mahal. Penetrasi iPhone 5C ke emerging market diperkirakan lebih rendah dari proyeksi. Kami perkirakan dalam beberapa waktu ke depan investor akan mengalihkan perhatian dari isu Suriah ke rencana Bank Sentral Amerika mengurangi program quantitative easing. Pada FOMC meeting 17-18 September mendatang, the Fed diperkirakan akan mengurangi program QE sebesar USD 10 miliar/bulan menjadi USD 75 miliar/bulan.

IHSG Fluktuatif, Melemah Terbatas (Range : 4,290β€”4,405). Sempat diperdagangkan menguat pada perdagangan kemarin, akhirnya IHSG ditutup melemah di level 4,349. Indeks berpotensi untuk mengalami throwback dan menguji support level terdekat di 4,290 hingga 4,180, di mana jika IHSG gagal bertahan di level 4,180 maka pola inverted head & shoulder dapat dinyatakan batal. Stochastic menunjukkan bahwa indeks mulai jenuh terhadap aksi beli. Hari ini diperkirakan indeks fluktuatif cenderung melemah terbatas.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads