Kiwoom Securities: Pasar Mixed Positif

Kiwoom Securities: Pasar Mixed Positif

Kiwoom Securities - detikFinance
Selasa, 17 Sep 2013 08:46 WIB
Jakarta - Pasar Mixed Positif. Positifnya Dow Jones dan mixednya bursa regional dapat mempengaruhi arah perdagangan. IHSG bergerak cukup positif dengan dukungan cukup tingginya minat beli asing kemarin. Peluang positif masih terbuka jika diagonal resistance berikutnya tertembus ke atas. Oleh karena itu, kami memperkirakan IHSG akan bergerak mixed di area yang positif pada hari ini.

BWPT – Alokasi belanja modal

Manajemen PT BW Plantations (BWPT) menurunkan alokasi belanja modal tahun depan dari alokasi tahun ini sebesar Rp 1 Triliun akibat turunnya dana kas operasional serta rasio utang yang meningkat. Dalam laporan keuangan 1H 2013 dana kas operasional hanya tercatat sebesar Rp 34 Miliar Vs Rp 113 Miliar pada 1H 2012 lalu. Rasio utang terhadap modal naik menjadi 199.7% pada 1H 2013 Vs 168.1% pada 1H 2012 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ELTY – Restrukturisasi obligasi

PT Bakrieland Development (ELTY) akan menjaminkan aset senilai US$ 80-160 Juta dalam proses restrukturisasi obligasi sebesar US$ 155 Juta. ELTY menawarkan tanah seluas 500 Ha di bogor senilai US$ 160 Juta atau tanah di Sentul, Bogor seluas 600 Ha senilai US$ 80 Juta sebagai jaminan. Para pemegang obligasi diharapkan memilih satu dari dua pilihan tersebut. Manajemen mengungkapkan selain jaminan, ELTY sanggup membayar tunai sebesar US$ 31 Juta kepada para pemegang obligasi dari total senilai US$ 155 Juta dalam waktu 60 hari dan ELTY akan menaikkan bunga obligasi menjadi 10% dari sebelumnya 8.625%. Adapun sisa pokok obligasi sebesar US$ 124 Juta akan dilunasi dalam jangka waktu tiga tahun.

ICBP – Naikkan harga jual

PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) meningkatkan harga jual sekitar 5% atas produk mi instan seiring dengan kenaikan harga bahan baku akibat depresiasi Rupiah. Kebutuhan gandum memberi kontribusi 70% hingga 75% dari total kebutuhan bahan baku Group Indofood, dimana gandum diimpor dari Australia, Kanada, dan beberapa negara di Eropa Timur.

SMBR – Penambahan alokasi dana Baturaja II

PT Semen Baturaja (SMBR) akan mengalokasikan tambahan dana sebesar Rp 200-300 Miliar untuk membangun pabrik baru di Sumatera Selatan. Sehingga, nilai investasi pabrik semen Baturaja II meningkat menjadi Rp 2.9 Triliun dari rencana awal Rp 2.6 Triliun. Kenaikan investasi pabrik dikarenakan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS. Sebelumnya SMBR menggunakan kurs Rp 9,600 per dolar AS, tapi sekarang sudah mencapai Rp 11,300 per dolar AS. Sekitar 40%-50% investasi pabrik semen Baturaja II untuk impor pembelian mesin. SMBR sedang menggelar tender yang diharapkan selesai pada November 2013, sehinga konstruksi pabrik semen Baturaja II dapat segera dimulai dan ditargetkan selesai pada 4Q 2016.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads