Minyak light sweet diperdagangkan di level US$106 per barel di New York ditengah penurunan kekhawatiran serangan terhadap Suriah.
IHSG kemarin (16/9) ditutup naik 146,70 poin (+3,35%) ke 4.522,24 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp580 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. ASII, BBRI, BMRI, BBNI, dan INDF.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, penguatan IHSG memberikan sinyal postif pada trend sebulan kedepan, namun kenaikan ini juga sekaligus terhenti di titik resistance harian, sehingga berpeluang konsolidasi. Secara teknikal untuk chart hourly, IHSG masih berada diatas MA 20 dan MA 60, dan PSAR berada di teritori positif, namun stochastic memberikan sinyal adanya peluang penurunan, sehingga membuka peluang konsolidasi pendek.
Pada perdagangan hari ini (17/9) IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.177-4.544 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. MLPL, SMGR dan TELE.
β’ News & Analysis
AALI : Produksi CPO AALI Meningkat 7,2%
BBRI : Tidak Mengubah Target Kredit
BNGA : BI Rate Naik, Laba CIMB Niaga Akan Merosot
CENT : Akuisisi 3 Perusahaan TI Rp 106 Miliar
(dru/dru)











































