First Asia: IHSG Bergerak Konsolidasi

First Asia: IHSG Bergerak Konsolidasi

First Asia - detikFinance
Jumat, 20 Sep 2013 08:55 WIB
First Asia: IHSG Bergerak Konsolidasi
Jakarta - IHSG kemarin menguat signifikan hingga sempat naik 328 poin atau 7,4% pada sesi awal perdagangan sebelum ditutup di 4670,733 atau menguat207,479 poin (4,65%). Pasar dilanda aksi panic buying pada sesi awal menyusul keputusan The Fed melanjutkan program stimulusnya. Aksi beli dipicu ekspektasi membanjirnya kembali dana asing ke pasar keuangan Indonesia yang akan mendorong penguatan kembali rupiah atas dolar AS. Kemarin rupiah (kurs tengah BI) ditutup menguat 1,8% ke Rp.11.278/dolar AS. Di pasar saham pembelian bersih asing kemarin mencapai lebih Rp.1 triliun. Aksi beli kembali melanda saham-saham perbankan, properti, konsumsi, infrastruktur dan manufaktur.

Sementara Wall Street tadi malam ditutup di teritori negatif menyusul aksi ambil untung pelaku pasar. Indeks DJIA dan S&P masing-masing terkoreksi 0,26% dan 0,18% di 15636,55 dan 1722,34. Pelaku pasar kembali fokus pada perkembangan ekonomi negara adidaya tersebut. Proyeksi pertumbuhan ekonomi AS yang diturunkan oleh The Fed menjadi 2%-2,3% tahun ini dari sebelumnya 2,3%-2,6% membuat pelaku pasar meragukan prospek pemulihan ekonomi AS ke depan. Pelaku pasar juga mengantisipasi potensi krisis anggaran di AS apabila perseteruan Kongres dengan Gedung Putih terkait penambahan utang AS tidak mencapai kata sepakat beberapa pekan mendatang.

Memasuki perdagangan akhir pekan ini IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidasi, masih berpeluang melanjutkan penguatan namun terbatas karena rawan aksi ambil untung temporer, setelah mencapai kenaikan signifikan kemarin. IHSG akan menguji resisten di 4780 dan support di 4570.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4570 S2 4460 R1 4780 R2 4890

Saham Pilihan

BMRI 8600-9550 SoS, SL 8500

SMGR 14450-15900 BoW, SL 14000

LPKR 1310-1400 TB, SL 1290

BEST 530-600 TB, SL 520

CTRA 1090-1170 TB, SL 1090

KIJA 260-300 TB, 250

TLKM 2275-2400 BoW, SL 2250

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads