(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Diprediksi Mix To Low
Senin, 23 Sep 2013 08:30 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan Jumat 20 September 2013 ditutup melemah 1,86% pada level 4583. Sektor industri dasar menyumbangkan pelemahan terbesar dan sektor konsumer menjadi satu-satunya sektor yang menguat. Investor asing melakukan net sell sebesar Rp75,9 miliar. Pelemahan IHSG terjadi setelah sehari sebelumnya mengalami kenaikan signifikan karena ditundanya pemangkasan stimulus The Fed. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat juga melemah yang dipicu oleh meningkatnya kecemasan konflik politik mengenai belanja pemerintah dan kenaikan batas utang AS, serta adanya potensi The Fed akan mengurangi stimulusnya. Presiden The Fed St Louis menyatakan dimungkinkan adanya sedikit pemangkasan stimulus oleh the Fed pada bulan depan. Pertemuan The Fed berikutnya dijadwalkan pada 29-30 Oktober 2013. Namun lebih dari 50% ekonom yang disurvey Bloomberg, menyatakan The Fed baru akan mengurangi stimulus pada Desember. Perhatian pasar dalam waktu dekat akan lebih tertuju pada kesepakatan anggaran belanja pemerintah AS pada akhir bulan ini yang berisiko pada ditutupnya pemerintahan federal mulai 1 Oktober. Pertengahan Oktober, DPR AS harus melakukan voting untuk menaikkan batas atas utang AS agar mencegah default. Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan mixed. Bergerak kisaran level 4534 — 4570. Cermati: SMRA, ITMG, HRUM, ASRI, PTBA, TAXI, ADRO, AKRA, ASII.
(ang/ang)
(ang/ang)











































