Wall Street Melanjutkan Pelemahan, Eropa Berbalik Arah. Bursa saham AS kembali mengalami penurunan, sebagai bentuk antisipasi investor terhadap konflik keputusan budget pemerintah US. Apabila pada tanggal 1 Oktober keputusan akan suspensi batas hutang yang diajukan Obama tidak diluluskan, pemerintah AS akan shut down. Di sisi lain, Goldman Sachs mengatakan ada kemungkinan bahwa nominasi Yellen dipercepat oleh karena agenda The Fed yang padat menjelang kuartal keempat tahun ini. Dow Jones tercatat melemah 0.43%, S&P 500 tercatat melemah 0.26%, sedangkan Nasdaq berhasil menguat tipis 0.08%. Bursa Eropa berhasil mencetak kenaikan meski kondisi global sedang dalam suasana khawatir. Dipicu oleh rencana merger dan akuisisi Telefonica, data pertumbuhan sektor swasta Jerman pada bulan September yang tercepat sejak bulan Januari, serta data business activity Eurozone yang tumbuh lebih baik daripada estimasi pada bulan September. CAC ditutup naik 0.56%, sementara DAX dan FTSE ditut up naik 0.34% dan 0.21%.
IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas (Range : 4,405β4,525). IHSG kembali ditutup melemah pada perdagangan kemarin melanjutkan pelemahan yang terjadi sebelumnya. Indeks tampak sedang menguji EMA 50 yang mana memberikan peluang untuk rebound jangka pendek menuju level 4,525. Akan tetapi RSI yang bergerak keluar dari wilayah oversold berpotensi menghambat kenaikan indeks dan jika melewati EMA 50 maka berpotensi menuju support level 4,405. Hari ini diperkirakan indeks kembali bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.
(ang/ang)











































