Asing kemarin melakukan penjualan bersih hingga hampir Rp.572 miliar. Aksi jual dipicu minimnya faktor positif penggerak pasar, sebaliknya resiko pasar cenderung meningkat menyusul kekhawatiran akan krisis utang (Debt Ceiling) di AS menjelang berakhirnya tahun anggaran AS akhir September ini. Dari domestik, pelaku pasar belum melihat perkembangan berarti terkait pergerakan nilai tukar rupiah atas dolar AS yang masih melemah di atas Rp.11400.
Sementara Wall Street tadi malam untuk lima sesi perdagangan berturut-turut ditutup di teritori negatif. Indeks DJIA dan S&P masing-masing terkoreksi 0,40% dan 0,27% ditutup di 15273,26 dan 1692,77. Koreksi ini masih dipicu kekhawatiran ancaman krisis anggaran di AS apabila tidak tercapai kata sepakat antara Kongres dengan Gedung Putih mengenai dinaikkannya paguh utang AS (Debt Ceiling).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG : S1 4370 S2 4310 R1 4490 R2 4540
(ang/ang)











































