OSO Securities: Indeks Cenderung Datar

OSO Securities: Indeks Cenderung Datar

OSO Securities - detikFinance
Senin, 07 Okt 2013 08:26 WIB
OSO Securities: Indeks Cenderung Datar
Jakarta - Akhir pekan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,66% di level 4,389.35. Pelemahan IHSG disebabkan aksi ambil untung yang dilakukan pelaku pasar setelah 3 hari berturut – turut indeks mengalami penguatan pasca rilis data ekonomi Indonesia oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sementara dari pasar valas, rupiah berhasil mencatatkan apresiasi pada akhir pekan sebesar 1.31% terhadap USD dan ditutup pada level Rp. 11,381/USD karena terdorong oleh Neraca Perdagangan yang mencatatkan surplus. Sedangkan indeks sektoral BEI ditutup variatif. Pelemahan dipimpin oleh sektor industri dasar yang melemah 1,79%.

Akhir pekan bursa AS menguat. Indeks Dow Jones naik 0,51% ke 15.072,58, Indeks S&P naik 0,71% menjadi 1.690,50 dan indeks Nasdaq juga ikutmengalami penguatan sebesar 0,89% ke 3.809,75 Di tengah belum terjadinya kesepakatan antara kedua kubu politik di AS dalam menentukan anggaran muncul spekulasi tentang shutdown dimana kubu Partai Republik mulai mempertimbangkan UU Kesehatan Terjangkau. Pemerintah AS juga lebih fokus terhadap peningkatan batas maksimal utang. Di sisi lain, data ekonomi nonfarm payrolls serta unemployment rate AS batal di rilis.

Hari ini kami perkirakan IHSG variatif dengan kecenderungan mendatar. Investor masih menanti perkembangan ekonomi di AS serta BI rate yang akan di rilis pekan ini . Secara teknikal, IHSG seperti membentuk black hammer dan berada di area middle bolingger bands.Indikator MACD bergerak turun dengan histogram negatif, indikator stochastic berada di area oversold. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4356-4434 resistance.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads