First Asia: IHSG Berpeluang Terkoreksi

First Asia: IHSG Berpeluang Terkoreksi

First Asia - detikFinance
Rabu, 09 Okt 2013 09:13 WIB
First Asia: IHSG Berpeluang Terkoreksi
Jakarta - IHSG pada perdagangan kemarin berhasil menguat 57,548 poin atau 1,3% di posisi 4432,507. Penguatan ini terutama dipicu aksi beli atas saham sektor perkebunan, perbankan, aneka industri, dan semen. Nilai transaksi di Pasar Reguler mencapai Rp.4,5 triliun cenderung meningkat dari rata-rata harian pekan kemarin yang hanya mencapai Rp.2,63 triliun. Kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menahan tingkat bunga acuannya di level 7,25% menjadi momentum aksi beli pelaku pasar di tengah minimnya insentif positif di pasar.

Sementara Wall Street tadi malam kembali ditutup di zona negatif. Indeks DJIA dan S&P masing-masing terkoreksi 1,07% dan 1,23% ditutup di 14776,53 dan 1655,45. Koreksi terutama dipicu berlanjutnya kekhawatiran atas krisis anggaran dan utang di AS. Gedung Putih dan Kongres masih belum menyepakati anggaran AS yang membuat aktivitas pemerintahan terhenti. Hal ini juga nantinya bisa berdampak pada persetujuan kenaikan pagu utang AS yang saat ini mencapai USD16,7 triliun menjelang batas waktu 17 Oktober mendatang. Apabila tidak tercapai kesepakatan maka bisa membuat status utang AS menjadi default yang bisa berdampak buruk bagi perekonomian global.

Mencermati kondisi tersebut, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini rentan terkoreksi. Penguatan yang terjadi bersifat sementara mengingat masih tingginya resiko pasar, terutama terkait dengan potensi krisis utang AS. Sedangkan faktor positif lebih banyak digerakkan oleh sentimen individual emiten terutama mengantisipasi pencapaian laba 3Q13 yang mulai dirilis akhir Oktober ini dan agenda pembagian dividen interim sejumlah emiten. IHSG akan bergerak dengan support di 4370 dan resisten di 4450

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4410 S2 4370 R1 4450 R2 4480

Saham Pilihan

ASII 6350-6850 SoS, SL 6250

LSIP 1360-1460 SoS, SL 1260

BBRI 7600-8300 SoS, SL 7400

RALS 1270-1340 SoS, SL 1250

AKRA 4400-4700 SoS, SL 4300

MAIN 3525-3800 TB, SL 3400

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads