Isi Artikel :
Rata-Rata indeks di Wall Street kembali ditutup di area positif pada perdagangan akhir pekan kemarin, sementara bursa-bursa di kawasan lain berakhir mixed, menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa dan laporan payroll Amerika. Untuk pagi ini Pasar Saham Asia dibuka dibuka agak sepi menyikapi liburnya Pasar Saham Jepang. Sementara Bursa Indonesia akan menyusul libur besok Selasa 5 November 2013.
Pada penutupan Jumat pekan kemarin IHSG kembali melemah, melanjutkan tren penurunan sebelumnya sejalan dengan banyaknya aksi jual yang dilakukan sebagian investor asing. Walhasil Bursa Efek Indonesia kembali mengalami penurunan yang cukup signifikan, dimana IHSG akhirnya ditutup di posisi 4.432,59 atau turun -78,04 poin (-1,73%). Hampir semua sektor kompak turun kecuali saham-saham di sektor pertanian, utamanya CPO yang masih bisa menguat (+1,87%). Sedangkan nilai Transaksi tercatat sebesar Rp.5 Triliun dengan investor asing membukukan net sell sebesar Rp.540 Miliar. Sementara kurs tengah BI atau nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali ditutup melemah di posisi Rp 11.354 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya.
Awal pekan ini Bursa Indonesia diperkirakan akan kembali berjalan fluktuatif masih dengan kecenderungan melemah. Sebagian Investor juga kemungkinan akan bersikap wait and see sambil menyikapi perkembangan bursa-bursa di kawasan lain menjelang libur besok. IHSG diperkirakan akan bergerak di sekitar 4.370 - 4.470.
(ang/ang)











































