BMRI – Rencana akuisisi InHealth
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
EXCL – Kominfo tarik frekuensi Axis
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menegaskan status frekuensi milik Axis setelah diakuisisi oleh PT XL Axiata (EXCL) akan ditarik semua oleh pemerintah dan tidak ada kesepakan jual beli frekuensi dalam klausul proses akuisisi. Menteri Komunikasi dan Informatika menyatakan frekuensi akan dikembalikan kepada pemerintah nantinya akan diberikan lagi kepada EXCL berdasarkan hasil merger, akuisisi, dan konsolidasi (MAK). Saat ini proses akuisisi baru memasuki tahap conditional sales and purchase agreement (CSPA). September lalu EXCL membeli 95% saham Axis senilai US$ 865 Juta dan berharap finalisasi pembelian Axis selesai maret 2014.
ICBP – Joint venture dengan JC Comsa
PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) bekerja sama dengan perusahaan asal Jepang, JC Comsa Corporation. Kedua perusahaan telah menandatanani perjanjian kerjasama patungan (joint venture) pendirian peruahaan pada 17 November 2013. Kedua perusahaan ini akan mendirikan perusahaan di bidang produksi dan pengolahan berbagai jenis produk makanan berbahan dasar terigu. Lingkup bisnis juga termasuk jaringan restoran pizza. Porsi kepemilikan saham ICBP dalam perusahaan patungan sebesar 51% dan sisanya digenggam JS Comsa. Saat ini JC Comsa adalah pemegang hak lisensi restoran ala Italia bernama Popola Mama untuk pasar di luar Jepang. Selain pizza, JC Comsa memproduksi makanan berbahan dasar tepung terigu seperti tortila dan donat.
WSKT & PTPP – Proyek di Timor Leste
PT Waskita Karya (WSKT) memenangi tender proyek pembangunan bandara udara di Timor Leste senilai Rp 700 Miliar. WSKT akan membangun landasan pacu (runway) hingga terminal baru dan proyek tersebut dibiayai oleh Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste. Penandatangan kontrak akan dilakukan akhir bulan ini. Sebelumnya PT PP (PTPP) mulai menggarap gedung tertinggi (AGP Square) di Timor Leste dengan nilai kontrak lebih dari Rp 1 Triliun. Gedung tersebut akan menjadi ikon di kawasan elite di kota Dili. PTPP menargetkan pembangunan gedung AGP Square membutuhkan waktu selama dua tahun.
(ang/ang)











































