Pelemahan indeks dipengaruhi oleh sentimen negatif dari kemungkinan diberlakukannya pengurangan stimulus atau QE secepatnya bulan
depan, Hal tersebut membuat asing banyak keluar dan melakukan net sell.
Anjloknya nilai tukar Rupiah juga menjadi katalis penekan indeks IHSG. Indeks Dow Jones pada perdagangan jumat pekan lalu ditutup menguat 54.78 poin ke level 16064.80 sedangkan indeks S&P juga ditutup menguat 8.91 poin ke level 1804.76 dan indeks Nasdaq ditutup menguat 22.49 poin ke level 3991.65.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble menilai, Resiko penyebaran krisis sudah tidak ada lagi, Euro sudah stabil dan pasar finansial tidak lagi cemas terhadap masa depannya.
Pada kesempatan yang sama PM Yunani Antonis Samaras menandaskan, negaranya tidak lagi membutuhkan dana talangan.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan akan bergerak fluktuatif dan bergerak pada kisaran 4285-4360, namun sentimen positif dari bursa AS dapat berimbas baik pada IHSG. MACD kembali bergerak turun dengan histogram negatif yang memanjang , RSI dan Stochastic kembali downreversal. Cermati saham PGAS, TLKM, SMGR,BBRI, BMRI, AALI, LSIP.
(hen/hen)











































