Pelaku pasar kembali melepas saham sektoral menyusul nilai tukar rupiah yang kembali melemah hampir 1% di Rp 11.888 dari posisi hari sebelumnya yang di Rp 11.770. Pergerakan IHSG cenderung fluktuatif menyusul resiko perekonomian domestik yang masih tinggi ditandai dengan pelemahan nilai tukar rupiah atas dolar AS.
Tekanan jual juga dialami sejumlah saham tambang dipicu melemahnya harga komoditasnya menyusul penguatan dolar AS. Sementara Wall Street tadi malam kembali ditutup di teritori negatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi bursa global dan kawasan yang bergerak di teritori negatif dan minimnya insentif positif dari domestik diperkirakan akan kembali menekan pergerakan IHSG hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di 4240 dan resisten di 4330.
(hen/hen)










































