Wall Street Menguat Signifikan Merespon Pengurangan Stimulus. Hasil FOMC menunjukkan akhirnya stimulus benar-benar dikurangi sebanyak $10 miliar, meskipun lebih kecil daripada estimasi awal sebesar $20 miliar setelah The Fed mempertimbangkan baiknya perkembangan ekonomi di US, ditandai dengan tingkat pengangguran yang telah turun ke level 7% dan tingkat inflasi sebesar 1.1%. The Fed juga menyatakan akan tetap menjaga suku bunga di level rendah saat ini meskipun nantinya pengangguran berhasil turun ke level 6.5% dan dianggap menjadi katalis kenaikan Wall Street. S&P 500 ditutup menguat (+1.66%), Nasdaq (+1.15%), dan Dow Jones (+1.84%) pun mencetak rekor tertingginya sepanjang masa. Sinyal positif bagi perekonomian juga datang dari Eropa, dimana business confidence di Jerman mencapai level tertingginya dalam 1,5 tahun terakhir. Data pengangguran di Inggris juga menyentuh tingkat terendah dalam 4.5 tahun terakhir. BOE merespon baiknya data ini dengan menjaga suku bunga tetap di level 0.5% serta tidak berencana menambah stimulus.
Indeks Cenderung Menguat (Range : 4,160β4,240). IHSG kembali ditutup menguat pada perdagangan kemarin berada di level 4,196. Indeks juga sempat menguji resistance level 4,220 namun belum mampu untuk melewatinya. Stochastic yang menunjukkan terjadinya bullish crossover memberikan peluang bagi indeks untuk dapat kembali melanjutkan penguatannya dan menuju resistance level 4,220 hingga 4,240. Namun jika indeks berbalik melemah maka berpotensi menguji support level 4,160. Hari ini diperkirakan indeks bergerak pada kecenderungan menguat.
(ang/ang)











































