Minyak light sweet diperdagangkan di level US$98 per barel di New York setelah the Fed mengatakan akan mengurangi stimulus di tengah pertumbuhan outlook ekonomi dan meningkatnya konsumsi bahan bakar AS.
IHSG kemarin (19/12) ditutup naik 35,70 poin (+0,85%) ke 4.231,98 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp350 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. SMGR, BMRI, TLKM, ASII, dan KLBF.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, kenaikan IHSG dilihat dengan timeframe hourly, maka IHSG tampak gagal break resistance PSAR, MACD yang berpotensi deathcross, stochastic yang melemah namun harga masih berada di atas MA 20 dan MA 60. Dari indikator diatas kami menyimpulkan untuk perdagangan hari ini, kami perkirakan akan mengalami koreksi.
Pada perdagangan hari ini (20/12) kami melihat peluang perdagangan kecenderungan melemah dengan rekomendasi Buy on Weakness dan IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.062-4.287 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. PTBA, TLKM dan UNVR.
(ang/ang)











































