Kiwoom Securities: Data Inflasi Pengaruhi Sentimen

Kiwoom Securities: Data Inflasi Pengaruhi Sentimen

Kiwoom Securities - detikFinance
Kamis, 02 Jan 2014 08:22 WIB
Kiwoom Securities: Data Inflasi Pengaruhi Sentimen
Jakarta - Menguatnya Rupiah dan data inflasi 2013 akan mempengaruhi sentimen. IHSG bergerak cukup positif dengan dukungan cukup tingginya minat beli asing dan ditutup di atas level tertinggi sebelumnya yang berpeluang memberi sinyal positif terutama jika level 4,300 tertembus ke atas. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran yang positif hari ini.

 

Mining Sector – Revisi PP Minerba

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk meningkatkan pendapatan Negara, Pemerintah berencana mengenakan pungutan 10% dari margin laba perusahaan yang akan diatur dalam revisi PP Minerba. Pungutan akan diambil dari perusahaan pemilik Kontrak Karya (KK) dan pemegang perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B). Dalam revisi tersebut PKP2B akan diubah menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK) sesuai dengan UU No.4/2009. Dari pungutan sebesar 10%, sebesar 6% ditujukan kepada Pemerintah Daerah dan 4% sisanya untuk Pemerintah Pusat. Pungutan tersebut diluar pajak penghasilan

 

BUMI – Akuisisi tiga perusahaan batubara

PT Bumi Resources (BUMI) melalui anak usahanya, PT Citra Prima Sejati (CPS) Mengakuisisi 99.9% saham PT MBH Mining Resource, 99.7% saham PT Mitra Bisnis Harvest, dan 99.9% saham PT Buana Minera Harvest. Nilai akuisisi mencapai Rp 1.25 Triliun. CPS telah menandatangani agreement on conversion of debt into capital participation pada 28 November 2013. CPS akan mengkonversi tagihan sebesar Rp 338.32 Miliar dengan 676.648 saham baru MBH Mining selain itu CPS mengkonversi tagihan Rp 3202.2 Miliar dengan 320.202 saham baru Mitra Bisnis dan CPS juga akan mengkonversi tagihan senilai Rp 596.31 Miliar dengan 1.19 juta saham baru Buana Minera. Ketiga perusahaan yang diakuisisi adalah perusahaan pemegang IUP di Banyuasin, Sumatera Selatan. Masing-masing perusahaan memiliki konsesi seluas dengan MBH Mining (11,380 Ha), Mitra Bisnis (18,000 Ha) dan Buana Minera (9,775 Ha).

 

KLBF – Alokasi belanja modal

Manajemen PT Kalbe Farma (KLBF) mengalokasikan dana belanja modal senilai Rp 1 Triliun yang akan digunakan untuk ekspansi bisnis berupa pembangunan dua pabrik baru serta penambahan kapasitas produksi untuk mendukung realisasi ekspor ke beberapa Negara. KLBF berencana membangun dua pabrik susu di Sukabumi dan Cikampek tahun ini. Pabrik di Cikampek akan memproduksi susu bubuk dengan investasi mencapai Rp 200-300 Miliar, sedangkan pabrik di Sukabumi akan memproduksi susu cair dengan nilai investasi Rp 150 Miliar. Pabrik susu cair merupakan realisasi kerjasama dengan PT Milko Beverage Industry (MBI) yang mendirikan usaha patungan, PT Kalbe Milko Indonesia, dimana KLBR memiliki 51% saham dan sisanya dimiliki MBI.

 

SMGR – Target penjualan 2014

PT Semen Indonesia (SMGR) menargetkan penjualan semen di tahun 2014 mencapai 31 juta ton semen atau naik 10.9% daripada penjualan tahun lalu sebesar 27.95 juta ton. Manajemen SMGR mengungkapkan target penjualan semen SMGR lebih tinggi dari perkiraan penjualan semen secara industri yang diperkirakan tumbuh 6%. Untuk mendukung target penjualan tersebut SMGR akan memproduksi semen dengan tipe tertentu sebagai variasi permintaan pasar dan SMGR juga akan mengoptimalkan pabrik pengemasan. Tahun 2014, SMGR akan fokus menjaga pangsa pasar pada angka 44%, sampai akhir tahun lalu SMGR menguasai pangsa pasar 43.8%. Selain itu, SMGR berencana menaikkan harga jual semen berkisar 2%-3% di tahun ini.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads