ke level 4274.17 dengan total nilai transaksi mencapai Rp 4.11 triliun. Penguatan
dipengaruhi oleh sentimen positif dari bursa regional dan global serta adanya
aksi window dressing menjelang penutupan tahun 2013. Perekonomian
Indonesia pada 2014 diprediksi tumbuh 5.5% hingga 6% sedangkan pada 2015
perekonomian Indonesia diperkirakan bisa tumbuh lebih baik dari 2014 yaitu
diatas 6%. Adapun IHSG pada tahun ini diprediksikan oleh kalangan analis
berpotensi untuk naik hingga 11.25%. Pada perdagangan hari ini, akan
dipengaruhi oleh perkiraan angka inflasi oleh Gubernur BI yang diperkirakan
dibawah 0.5% hingga mendorong inflasi 2013 di bawah 8.5% serta perkiraan
surplus neraca perdagangan yang diperkirakan mencapai US$ 600 juta.
Indeks Dow Jones pada akhir tahun 2013 kemarin ditutup menguat 72.37 poin
ke level 16576.66 sedangkan indeks Nasdaq juga ditutup naik 22.39 poin ke
level 4167.59 dan indeks S&P ditutup menguat 7.29 poin ke level 1848.36.
Saham-saham AS menutup 2013 dengan mencetak rekor tertinggi terbaru,
sedangkan imbal hasil obligasi-obligasi utama mencatat kenakan tahunan perta
ma sejak 2009.Kalangan analis memperkirakan gain saham akan berlanjut pada
2014 seiring ekspektasi meningkatknya pertumbuhan ekonomi global.
IHSG pada hari ini diperkirakan akan mixed cenderung menguat pada kisaran
4200-4320. MACD maish uptrend dengan histogram positif memanjang sedangkan
RSI dan Stochastic masih upreversal. Cermati saham BSDE, ASII, TLKM, BBRI.
(ang/ang)











































