First Asia: IHSG Bergerak di Teritori Positif

First Asia: IHSG Bergerak di Teritori Positif

- detikFinance
Rabu, 15 Jan 2014 08:52 WIB
First Asia: IHSG Bergerak di Teritori Positif
Jakarta - IHSG awal pekan ini melonjak signifikan hingga 135,8 poin (3,19%) ditutup mendekati level 4400 di 4390,771. Penguatan ini ditopang aksi beli massif sejumlah saham sektoral terutama oleh fund asing. Ini tercermin dari pembelian bersih asing mencapai Rp.1,93 triliun. Masuknya dana asing turut berimbas pada penguatan nilai tukar rupiah atas dolar AS hingga di Rp.12047 dari posisi hari sebelumnya di Rp.12197 (kurs BI). Aksi beli massif menunjukkan adanya fenomena β€˜January effect’ di pasar saham Indonesia dengan ditopang harga saham sektoral yang relatif sudah murah.

Asing terlihat kembali memburu saham-saham sektoral yang sensitif interest-rate setelah BI menahan BI Rate di 7,5%. Sebelumnya indikator makro ekonomi juga cenderung membaik seperti cadangan devisa yang meningkat USD2,4 miliar mencapai USD 99,4 miliar akhir 2013 lalu. BI juga memberikan sinyal rasio defisit transaksi berjalan kuartal IV 2013 terhadap PDB akan turun hingga di bawah 3% dari kuartal sebelumnya yang mencapai 3,8%. Kebijakan pemerintah yang membolehkan ekspor konsentrat mineral turut menopang sentimen positif pasar.

Sementara pergerakan bursa global dan Asia dua hari terakhir bervariasi dimana bursa Asia kemarin terkoreksi. Sedangkan Wall Street tadi malam berhasil rebound setelah awal pekan terkoreksi tajam. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,71% dan 1,08% ditutup di 16373,86 dan 1838,88. Penguatan Wall Street tadi malam dipicu data penjualan ritel AS Desember 2013 yang tumbuh di atas ekspektasi yakni 0,7% dibandingkan November yang hanya tumbuh 0,2%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faktor global yang kondusif dan peluang penguatan rupiah atas dolar AS diperkirakan akan membuat IHSG kembali bergerak di teritori positif. IHSG akan menguji resisten di 4485 dan support di 4315.

IHSG : S1 4315 S2 4270 R1 4410 R2 4485

Saham Pilihan

TLKM 2175-2350 TB, SL 2100

WSKT 460-550 TB, SL 450

BBNI 4150-4475 TB, SL 4075

INCO 2375-2525 TB, SL 2300

SMGR 14500-16100 TB, SL 13900

CTRA 820-890 SoS, SL 800

BSDE 1430-1580 SoS, SL 1380

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads