(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Melanjutkan Pelemahan
Senin, 27 Jan 2014 08:14 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan Jumat 24 Januari 2014 ditutup melemah 1,31% pada level 4437. Semua sektor melemah dengan kontribusi pelemahan terbesar pada sektor aneka industri. Investor asing melakukan net sell sebesar Rp285,6 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat mengalami koreksi signifikan akibat pelemahan pada indeks di bursa global yang disebabkan oleh kecemasan akan perlambatan pertumbuhan ekonomi di China serta masalah politik di Turki, Argentina dan Ukraina. Mata uang Argentina, Turki, Ukraina dan Afrika Selatan mengalami pelemahan tajam. Regulator perbankan di China meningkatkan kewaspadaan akan kemungkinan defaultnya kredit oleh industri batubara. Pasar juga khawatir The Fed akan kembali memangkas stimulusnya sebesar USD10 miliar perbulan pada pertemuan pekan ini yang akan segera disusul oleh kenaikan suku bunga. Potensi perlambatan ekonomi China makin meningkatkan kecemasan akan dampak pengurangan stimulus The Fed. Pada pekan ini pasar akan mencermati hasil pertemuan The Fed pada 28-29 Januari. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya new home sales, durable orders, Case shiller 20 city index, consumer confidence, GDP, pending home sales, personal income&spending dan Mich Sentiment. Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung melemah. IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran level 4391 — 4450. Rekomendasi: ADRO, HRUM, BBNI, LPCK, PGAS, TLKM, INDF, LPKR.
(ang/ang)
(ang/ang)











































